UU Cipta Kerja Dinilai Lebih Mempermudah Regulasi Bidang Industri dan Usaha

Barito Kuala , Duta TV – Sambutan gembira para pelaku usaha di Kab. Batola, Kalimantan Selatan terhadap UU Omnibus Law atau Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker) yang telah disahkan DPR RI diyakini menghadirkan optimisme perizinan lebih mudah kedepannya.

“Kalau sudah izin dipermudah, modal jadi bisa diperbanyak dan usahapun pasti berkembang ke arah yang lebih maju lagi,” kata H. SAMSUL ROHMAN selaku Direktur Produksi PT. Dharma Putra Kalimantan Sejati (DPKS) pelaku usaha yang bergerak di bidang Kayu Lapis atau Pliwood Kabupaten Batola.

H. Samsul Rohman menyampaikan bahwa Undang-Undang Cipta Kerja telah merangkul semuanya, baik dari sisi pengusaha, karyawan atau pekerja, serta Masyarakat pada umumnya.

“UU Cipta Kerja dinilai lebih mempermudah regulasi bidang industri dan usaha. Keputusan pemerintah membuat Omnibus Law sudah tepat. Kami sebagai pelaku usaha di Kalsel optimis iklim perekonomian di Kabupaten Barito Kuala dan Kalimantan Selatan dapat semakin baik ditengah pandemi COVID-19,” katanya.

Sejumlah pertimbangan matang tentu saja telah dibuat Pemerintah terkait pembuatan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Salah satunya mencegah perpindahan lapangan kerja ke negara lain, meningkatkan daya saing pencari kerja, menekan angka pengangguran serta meningkatkan produktivitas guna mengangkat status perekonomian Indonesia ke level lebih tinggi dari saat ini sebagai negara berkembang.

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *