Tim Dokter Belum Tentukan Peyakit Yang Diderita Erlangga

DUTA TV BANJARMASIN – Pasca dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Ansyari Saleh Banjarmasin, kondisi Erlangga (10) asal Banjarbaru yang mengidap penyakit langka, terlihat mulai membaik.

Beberapa observasi dan pemeriksaan juga sudah dilakukan. Misalnya CT Scan lengkap. Namun dari 7 orang tim dokter spesialis yang menangani penyakit Erlangga,  belum bisa ditarik kesimpulan penyakit langka apa yang menimpanya.

Di hari keempat Erlangga dirawat, tim dokter kembali akan menjalankan pemeriksaan Elektromiografi (EMG), yakni perekaman elektrik fungsi saraf dan otot pasien.

” Kita kumpulkan pemeriksaannya, hari ini dilakukan  pemeriksaan organ saraf. Dari pemeriksaan dan keluhannya membaik, walaupun belum sempurna. Kaki sudah bisa ditekuk, sudah ada perbaikan. Untuk syaraf dilakukan EMG yang dilakukan diluar, CT Scan lengkap,”terang dokter spesialis anak, dr. Marsintauli,  Sp. Ak.

Dr Marsintauli mengakui bahwa apa yang dialami Erlangga termasuk kasus yang sulit.

“Penyakit ini termasuk kasus yang sulit. Kita bentuk tim, dari mata, syaraf, anak, radiologi, lab. Ini menyangkut semua spesialis. Saya sendiri sepanjang tahun ini baru menemui 2 kasus,”lanjut dr Marsintauli.

  

Perawatan Erlangga ditanggung pemerintah

Penjaminan biaya perawatan rumah sakit Erlangga sudah mendapat perhatian dari pemerintah daerah, baik dari Kota Banjarbaru atau Provinsi Kalimantan Selatan.

“Melihat kondisi ini, RS Anshari Saleh berinisiatif untuk mangambil alih dari dana provinsi atas arahan dari Gubernur dan Pemda. Namun kemudian Pemerintah kota Banjarbaru juga memberikan perhatian terhadap Erlangga, sehingga dari penjaminan itu diarahkan ke Jamkesda melalui dana Kota Banjarbaru. Tapi arahan dari atasan, untuk Erlangga ini tetep diback up dengan dana dari Provinsi kalau memang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dan lebih  banyak,”jelas Wadir Pelayanan RS Anshari Saleh Banjarmasin, Dr Yuddy Riswandhy Noora M.Kes.

Sejak sepekan lalu Muhammad Erlangga, siswa kelas 3 SD di Banjarbaru ini tiba – tiba merasakan organ tubuhnya lumpuh layu serta indra penglihatannya menghilang. Dimana sebelumnya ia hanya mengalami sakit perut atau tidak bisa buang air.

 

Reporter : Fadli Rizki

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *