Tekan Angka Kecelakaan, Polda Kalsel Kedepankan ETLE dan Edukasi

Banjarbaru, Duta TV — Operasi Patuh Intan 2026 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dengan mengusung tema Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan, Senin (26/10/2026).
Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan disiplin serta kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas.
Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2025 tercatat 871 kasus, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 947 kasus.
Jumlah korban meninggal dunia juga turun, dari 389 orang pada 2024 menjadi 267 orang pada 2025. Namun demikian, jumlah korban luka berat justru meningkat, dari 132 orang pada 2024 menjadi 139 orang pada 2025.
Dalam pelaksanaannya, petugas akan mengutamakan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum secara profesional dan humanis.
Penindakan pelanggaran juga diarahkan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE, baik statis maupun mobile, serta pemberian teguran simpatik untuk meningkatkan kesadaran pengendara.
Petugas juga akan ditempatkan pada sejumlah titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan, termasuk kawasan sekolah dan pusat aktivitas masyarakat.
Di tengah kondisi karhutla yang masih berdampak pada kualitas udara di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang dapat mengurangi jarak pandang pengemudi.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di ruas jalan yang melintasi kawasan rawan karhutla.
Melalui Operasi Patuh Intan 2026, Polda Kalsel berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta kamseltibcar lantas yang aman dan kondusif.
Reporter: Mawardi





