DISDIK Perkuat Metode PJJ

Banjarmasin, Duta TV — Sekolah tingkat TK hingga SMP di Banjarmasin hingga kini masih menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sejak beberapa minggu lalu. Hal ini karena kualitas udara yang sangat buruk akibat karhutla yang menyebabkan kabut asap di Banjarmasin.
Dinas Pendidikan Banjarmasin saat ini tengah menyiapkan metode pembelajaran jarak jauh untuk tingkat TK hingga SMP, agar silabus atau pengaturan pelaksana pembelajaran sudah tersusun secara sistematis dan sama untuk seluruh tingkatan.
Sedangkan medianya dikembalikan ke pihak sekolah. Saat ini pihak Disdik masih menyusun metode tersebut dan tahap finalisasi. Bagi sekolah yang masih belum menerapkan PJJ, Kadisdik Banjarmasin, Ryan Utama, akan melaporkan sekolah tersebut ke Kemendikdasmen.
“Kita perkuat metode pembelajaran jarak jauh, kita susun dengan KKKS dan guru mata pelajaran. Jadi disusun metodenya supaya pembelajaran jarak jauh di SD dan SMP sama, silabusnya sama. Medianya dikembalikan ke sekolah masing-masing, Google Meet, Zoom, atau yang lain. Dikhawatirkan agar semuanya sama dan tidak tertinggal, nanti dievaluasi. Apabila ada hal lain dengan metode jarak jauh masih disusun, masih finalisasi. Selama surat edaran masih berlaku,” kata Ryan Utama, Kadisdik Banjarmasin.
Ryan terus berkoordinasi dengan pihak BPBD dan DLH Banjarmasin terkait kondisi atau kualitas udara di Kota Seribu Sungai. Penerapan PJJ juga bakal selalu dievaluasi setiap harinya oleh Dinas Pendidikan Banjarmasin.
Reporter: Zein Pahlevi





