Tarif Parkir Turun, PAD Harus Diperhatikan

Banjarmasin, Duta TV — Pemerintah Kota Banjarmasin baru saja memasuki hari ke-90 masa kerja mereka. Namun, sejumlah tantangan besar masih menjadi sorotan. Salah satu pengamat tata kota, Subhan Syarief, memberikan pandangannya terkait langkah awal pemerintah kota, khususnya dalam menurunkan tarif parkir yang resmi diberlakukan Jumat kemarin (30/05).

Kebijakan ini dinilai cukup baik, hanya saja pemerintah ke depannya harus bisa memikirkan bagaimana penyederhanaan pengelolaan parkir tersebut agar nantinya tidak berdampak terhadap pendapatan daerah.

“Kemudian kalau kita bisa parkir memang langkah cukup bagus terkait tarif, persoalan parkir ini harus dipahami karena pemasukan bagi daerah, sehingga yang dilihat itu sebenarnya bukan tarifnya yang turun tapi bagaimana pemasukan itu bisa benar-benar bisa dikelola dengan baik. Kita tahu ada mungkin pelaku yang terlibat dan penanganan parkir. Pemerintah menyerahkan kawasan parkir kepada pengelola, lalu dari pengelola diserahkan lagi, inikan jadinya ada tiga tahapan, ini harusnya bisa disederhanakan,” jelasnya.

Sampah Masih Jadi Fokus, Macet hingga Banjir Tak Kalah Penting

Sementara itu, selain turunnya tarif parkir, Subhan juga mengapresiasi kebijakan Pemko Banjarmasin dalam menangani sampah. Menurutnya, permasalahan sampah ini sudah menjadi problem klasik sejak puluhan tahun lalu. Belum ada gebrakan cukup apik yang dilakukan terkait hal ini. Pemilahan sampah dengan tiga zona yakni rumah tangga, TPS hingga TPA pun dinilai cukup bagus, hanya saja ke depannya program ini harus lebih tersistem.

Secara keseluruhan, Subhan menilai ada tiga tantangan utama yang harus diprioritaskan dalam tata kelola kota, yakni kemacetan, banjir, dan kawasan kumuh. Semua ini ia harapkan adanya kerja sama dan membutuhkan pemetaan yang jelas agar solusi yang diterapkan bisa berdampak nyata.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *