Sering Kebakaran Besar, Dewan Lakukan Evaluasi

Kotabaru, DUTA TV — Menyusul sering terjadinya kebakaran dengan skala besar, legislatif di Kabupaten Kotabaru melakukan evaluasi bersama instansi terkait, Senin(16/11/2020).

Beragam persoalan dalam penanganan kebakaran di Kotabaru pun terungkap, utamanya menyangkut kondisi armada dan peralatan pemadam. Tak hanya itu banyak sarana prasarana di lapangan yang tidak berfungsi seperti hidran dan bak-bak penampungan air.

Kemudian, sinergi antar instansi juga tak berjalan baik misalnya dalam pengelolaan hidran dan bak-bak penampungan air tersebut.

“Kita ingin mmperbaiki ke depannya supaya menekan kerugian yang dialami masyarakat maupun pemerintah, kita sudah dapatkan apa yang dibutuhkan teman-teman, kami akan support dan berkoordinasi dengan unsur pimpinan apa hasil hari ini,” kata Rabbiansyah Sekretaris Komisi I DPRD Kotabaru.

Rabbiansyah Sekretaris Komisi I DPRD Kotabaru

Rabbiansyah Sekretaris Komisi I DPRD Kotabaru

Sementara itu dinas Satpol PP dan Damkar Kotabaru, menghitung sedikitnya perlu anggaran 3 miliar rupiah untuk pengadaan maupun perbaikan dan peremajaan armada serta peralatan pemadam.

“Berdasarkan analisa kebutuhan kita ada beberapa yang perlu kita adakan, remajakan, kurang lebih 3 miliar, yang paling besar pengadaan mobil rescue dan mobil tangki, selebihnya perbaikan armada yang rusak berat,” ucap Khairian Anshari PLT Kepala Dinas Satpol PP & Damkar Kotabaru.

Khairian Anshari PLT Kepala Dinas Satpol PP & Damkar Kotabaru.

Khairian Anshari PLT Kepala Dinas Satpol PP & Damkar Kotabaru.

Peremajaan dan pemenuhan peralatan pemadam ikut pula disuarakan barisan relawan kebakaran yang selama ini menjadi ujung tombak penanganan musibah tersebut.

“Itu bantuan yang pertama dan setelah itu tidak ada lagi bantuan seperti penambahan alat, kalaupun ada dari swadaya relawan, jadi kami harapkan ada bantuan dari pemerintah,” ujar Dadang Wahyudi Ketua Himpunan Balakar Saijaan.

Dadang Wahyudi (kanan ) Ketua Himpunan Balakar Saijaan

Selain bantuan peralatan, balakar di Kotabaru juga mengharapkan adanya peningkatan kapasitas relawan melalui pelatihan dan simulasi.

Reporter : Nazat Fitriah

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *