Sempat Berbelit Belit, Hakim Minta Saksi Jurkani Ceritakan Apa Adanya

Banjarmasin, DUTA TV — Pengadilan Negeri Banjarmasin, kembali menggelar sidang perdana dugaan kasus penganiayaan, yang menyeret terdakwa Jurkani, salah satu tim sukses Paslon 02 di Pilgub Kalsel, Denny Indrayana, Rabu pagi(30/06).

Sidang kali ini digelar secara virtual dengan menghadirkan terdakwa Jurkani melalui video visual dari rutan Tahti Polda Kalsel, dalam persidangan dihadirkan dua orang saksi Adecard atau yang meringankan bagi terdakwa.

Melihat keterangan saksi yang berbelit-belit, majelis hakim meminta agar saksi memberikan keterangan apa adanya karna telah di sumpah. Dari keterangan saksi, peristiwa itu bermula saat calon gubernur kalsel nomor urut 02 Denny Indrayana datang ke masjid Nurul Iman untuk memperkenalkan diri kepada warga.

Namun, saat kegiatan berlangsung terjadilah cek cok mulut antara terdakwa Jurkani dengan korban Salmansyah di dalam masjid, hingga berlanjut sampai ke luar masjid dan terjadi pemukulan yang diduga dilakukan oleh terdakwa.

Sebelumnya jaksa penuntut umum, mengenakan pasal 351 dan pasal 335 kuhp tentang penganiayaan.

Diketahui terdakwa Jurkani sendiri ditangkap anggota Subdit IV Polda Kalsel, pada 8 Juni 2021 atas kasus pemukulan terhadap korban. Salmansyah alias Aman di lingkungan masjid Nurul Iman, Jalan Prona, Pemurus Baru, pada Rabu 31 Maret 2021. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar di bagian bibir.

Tim Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *