Seminar Bedah Buku Kupas Tuntas Fakta Industri Sawit untuk Kesejahteraan!

Banjarbaru, DUTA TV – Guna meluruskan persepsi dan menegaskan perannya yang krusial bagi kesejahteraan bangsa, Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (Himasep) Universitas lambung Mangkurat, bekerja sama dengan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), menyelenggarakan acara bedah dan diseminasi buku serta lomba yang berfokus pada industri minyak sawit Indonesia.

Acara yang bertempat di Gedung Serbaguna Universitas Lambung Mangkurat ini menjadi wadah bagi para ahli dan pelaku industri untuk mengupas tuntas fakta di balik berbagai isu terkait sawit, sekaligus menyebarluaskan informasi penting kepada masyarakat.

Dr. Ir. Arief Rahmad Maulana Akbar, M.Si., IPU, Wakil Rektor Universitas Lambung Mangkurat sekaligus anggota Komite Penelitian dan Pengembangan BPDP, membuka wawasan kita.

Beliau mengingatkan bahwa mitos dan fakta akan selalu berdampingan. Namun, sawit adalah komoditas yang luar biasa efisien dan menjadi sumber pendapatan utama bagi banyak orang, bahkan menjadi penghasil minyak terbesar di dunia.

Tantangannya kini adalah bagaimana pemerintah dan semua pihak bisa mengelolanya dengan lebih efektif agar potensi ini tidak sia-sia.

Senada dengan itu, Prof. Dr. Ir. Ika Sumantri, S.Pt., M.Si., M.Sc., IPM, dari Fakultas Pertanian ULM, menegaskan bahwa industri sawit punya peran besar dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Ia berharap, seminar ini bisa membuka mata kita semua akan kontribusi nyata sawit dibandingkan komoditas lain.

Helmi Muhansyah, Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, membeberkan data yang mencengangkan. Minyak sawit adalah pahlawan di balik surplus neraca non-migas Indonesia, sekaligus penyelamat devisa negara.

Tak hanya itu, BPDP juga punya program keren untuk UMKM di sektor sawit, mulai dari membantu ekspor produk hasil inkubasi bisnis hingga meluncurkan Katalog UMKM Sawit 2025. Ini semua demi memberdayakan ekonomi masyarakat kecil!

Dipandu oleh moderator handal, Mira Yulianti, SP, M.Si., Dosen Agribisnis Faperta ULM, diskusi pun semakin hangat. Buku “Mitos vs Fakta” ini mengupas tuntas berbagai isu, dari ekonomi, sosial, kesehatan, lingkungan, hingga kebijakan yang selama ini jadi perdebatan.

Dr. Ir. Tungkot Sipayung, Direktur Eksekutif PASPI dan Ketua Tim Penyusun Buku, dengan lugas memaparkan fakta-fakta kunci: kelapa sawit adalah minyak nabati paling efisien dan paling kompetitif di pasar global, dan pangsa pasarnya terus meroket. Dengan data yang kuat, beliau membongkar satu per satu mitos ekonomi, sosial, kesehatan, dan lingkungan. Terbukti, sawit justru berkontribusi besar dalam mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, kaya nutrisi, dan bahkan mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan yang jauh lebih baik dibanding tanaman lain.

Para akademisi dari Fakultas Pertanian ULM juga menambahkan perspektif penting. Mereka menjelaskan bagaimana usaha tani sawit bisa dioptimalkan dengan lahan yang tepat.

Mereka juga meluruskan bahwa sawit bukanlah biang keladi utama deforestasi global atau emisi gas rumah kaca. Justru, sektor energi fosil dan aktivitas lainlah yang punya dampak lebih besar.

Seminar bedah dan diseminasi buku ini bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah komitmen bersama untuk mengedukasi masyarakat dan mengelola industri sawit secara bertanggung jawab. Harapannya, sawit bisa terus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan di Indonesia.

Sekilas Tentang BPDP Badan Pengelola Dana Perkebunan adalah lembaga yang bekerja keras untuk memberdayakan dan mengembangkan industri kelapa sawit di Indonesia.

Mereka fokus pada UMKM, sambil terus menjawab tantangan keberlanjutan dan memastikan manfaat sawit bisa dirasakan merata oleh seluruh masyarakat.

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *