Sembako Lebih Murah Berkat Tol Laut

Aktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Makassar (Foto : Bisnis)

Jakarta, DUTA TV Program tol laut terus digenjot oleh pemerintah untuk menekan disparitas harga di wilayah terpencil RI. Salah satu wilayah yang berhasil tol laut Tahuna yang berada di kabupaten Sangihe.

Tol Laut trayek Surabaya (Pelabuhan Tanjung Perak) Makassar (Pelabuhan Soekarno Hatta)-Sangihe (Pelabuhan Tahuna) biasa mengangkut logistik barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya. Pelabuhan Tahuna memiliki panjang dermaga 325 meter dan draft maksimal -17 meter.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kepulauan Sangihe Vera Masora mengatakan tol laut membawa dampak besar bagi ekonomi rakyat.

“Kalau ada yang bilang tol laut gak ada gunanya saya berani tantang,” kata Vera, mengutip keterangan resmi, Kamis (3/2/2022).

Harga kebutuhan pokok si Sangihe jadi lebih murah daripada Manado. Seperti harga minyak goreng yang saat ini hanya belasan ribu, sementara di Manado bisa mencapai Rp22.000.

Muatan datang dan balik trayek tol laut dari total 106 pelabuhan singgah juga terus meningkat. Di Pelabuhan Tahuna menerima 94 – 120 buah kontainer berisi bahan pokok dan mengirim muatan balik 60 – 70 kontainer dari hasil daerah. Seperti kopra, kayu kelapa, arang tempurung, pala, cengkeh dan juga ikan.

Sayangnya fasilitas pelabuhan seperti crane darat, alat bongkar muat forklift, tronton masih kurang. Selain itu masalah lain adalah kebutuhan asuransi barang, keamanan barang serta pengenaan pajak.

Asisten Deputi Infrastruktur Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Djoko Hartoyo, mengatakan Sangihe memiliki sumber daya alam yang melimpah. Sehingga penambahan volume bisa dilakukan karena kapasitas angkut saat ini 350 TEUs.(cnbci)

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.