Satgas Covid-19 Minta Pemda Tingkatkan Kualitas Penanganan

Jakarta, DUTA TV — Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas penanganan Covid-19 di daerah masing-masing.

Hal itu disinggung #SatgasCovid19 mengingat hingga saat ini masih banyak daerah yang tidak kunjung keluar dari zona oranye dan zona merah risiko penyebaran pandemi. Artinya, masih banyak daerah yang berisiko sedang dan berisiko tinggi dalam hal penularan Covid-19.

Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kabupaten-kota yang masuk ke zona oranye atau risiko sedang masih mendominasi lebih dari 70 persen dari total kabupaten-kota di Indonesia.

Dari data terakhir yang disampaikan, jumlah kabupaten-kota yang menghuni zona oranye sebanyak 471 dari 514 kabupaten-kota. Selanjutnya, ada 21 kabupaten/kota yang mendekati zona merah.

“Dimohon kepada kabupaten-kota tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan berbenah agar terus membaik dan tidak berpindah masuk ke dalam zona merah,” ujar Wiku melalui keterangan pers akhir pekan lalu.

Wiku menjelaskan bahwa penetapan zona risiko kabupaten/kota dibedakan melalui skor. Mengacu catatan Satgas Covid-19, zona merah atau daerah berisiko tinggi adalah daerah yang memiliki skor kurang dari 1,81. Zona oranye atau daerah risiko sedang merupakan daerah dengan skor 1,81 sampai 2,40.

Kemudian, zona kuning atau daerah risiko rendah adalah daerah dengan skor 2,41 sampai 3,0. Adapun, zona hijau atau daerah tak berisiko daerah dengan skor lebih dari 3,0.

“Semakin kecil skornya, maka semakin dekat menuju zona merah. Sebaliknya, semakin besar skornya, semakin dekat zona kuning (risiko rendah),” jelas Wiku.

Wiku secara khusus menyoroti sebanyak 21 kabupaten-kota dengan skor yang mendekati zona merah dan 19 kabupaten/kota mendekati ke zona kuning. Untuk Kalimantan yang termasuk mendekati zona kuning ialah Sukamara (Kalimantan Tengah) dan Melawi (Kalimantan Barat.(cnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *