Salvage KM Virgo Transport 8 Belum Juga Terlaksana, Kemenhub Layangkan Teguran Keras Kedua

Banjarmasin, Duta TV — Proses salvage hingga saat ini belum dilakukan oleh pihak perusahaan pemilik KM Virgo Transport 8 dan asuransi. Padahal sebelumnya, pihak KM Virgo merencanakan operasi salvage bakal dilaksanakan pada Oktober 2026 kemarin.
Namun, karena terkendala sejumlah teknis, proses tersebut belum juga dilaksanakan. Hal ini juga mengakibatkan pihak Kemenhub memanggil kembali dan melakukan teguran keras untuk kedua kalinya ke pihak KM Virgo Transport 8.
Rencananya, tanggal 13 November mendatang, pihak VNI atau asuransi yang menangani untuk melakukan operasi salvage tersebut akan menunjuk mitra dari dalam negeri. Operasi salvage sendiri akan dilakukan oleh mitra dalam negeri, sedangkan mitra yang dari luar negeri batal untuk dilaksanakan karena beberapa kendala.
“Kami sudah lakukan teguran kedua. Memang lama karena VNI yang menentukan, menunjuk mitranya mereka, terkendala teknis juga, jadi sulit meminta permohonan. Sudah dipanggil dan memaksa untuk mitra dalam negeri. Teguran keras sudah dilakukan, tanggal 13 penunjukan mitra dalam negerinya,” jelas Heri Purwanto, Kepala KSOP Banjarmasin.
“Kami melakukan persiapan salvage SAR pertama kami lakukan oil pollution di dalam lambung kapal, pembersihan dengan bahan kimia agar tidak ada kendala bagi penyelam dan tidak mengganggu pernapasan. Banyak kendala seperti cuaca yang berubah dan arus itu sendiri. Kami harus menghentikan dulu persiapan tindakan SAR-nya, dan kami minta pengarahan dari Basarnas dan tentu kami minta dampingi. Salvage ini kami terus komunikasi untuk metodenya potong di dalam atau diapungkan,” tukas Simson Rihi, Juru Bicara KM Virgo Transport 8.
Untuk metode operasi salvage ditentukan saat mitra salvage sudah dipastikan oleh pihak asuransi, apakah metode pemotongan atau kapal tersebut diapungkan.
Reporter: Zein Pahlevi





