Ribuan Napi Hindu Dapat Remisi Khusus Nyepi

Jakarta, DUTA TV — Seribuan lebih narapidana atau napi yang beragama Hindu mendapatkan remisi khusus dalam peringatan Hari Raya Nyepi 2021. Napi yang berada di Bali jadi yang terbanyak mendapatkan remisi khusus itu.

“Selain sebagai bentuk kehadiran negara untuk memberikan penghargaan dan perhatian bagi narapidana, pemberian remisi ini diharapkan dapat memotivasi narapidana untuk menjadi insan yang lebih baik dan tetap berperilaku sesuai aturan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Reynhard Silitonga dalam keterangannya, Minggu (14/3/2021).

Lihat Juga :  Petugas Temukan ‘Barang Terlarang’ di Kamar Napi Rutan Kandangan

Total napi yang menerima remisi khusus ini sebanyak 1.115 orang, yang tersebar di seluruh Indonesia.

Reynhard menyebut napi terbanyak penerima remisi khusus ini berasal dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Bali, yaitu 768 orang. Setelah itu, dari Kalimantan Tengah sebanyak 82 napi, lalu dari Sulawesi Selatan sebanyak 51 orang.

Lihat Juga :  Umat Hindu Gelar Melasti dan Tawur Agung Kesanga Dengan Prokes

Usulan pemberian remisi ini dilakukan secara online melalui Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Reynhard memastikan pelayanan pemberian hak tetap berlangsung seperti biasa dan penerima remisi telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai aturan yang berlaku.

“SDP merupakan salah satu cara kami untuk memberikan kepastian hukum dalam memenuhi hak-hak narapidana. Melalui SDP, narapidana dan keluarga dapat memeriksa langsung proses usulan remisi hanya dengan sidik jari tanpa dipungut biaya sepeser pun,” ungkap Reynhard.

Lihat Juga :  Tahanan Kabur, Kanwil Beri Hukuman Penundaan Gaji dan Pangkat Bagi Petugas Jaga

Dia menyampaikan pula data hingga 5 Maret 2021, jumlah warga binaan di Indonesia mencapai 253.356 orang yang terdiri dari 204.085 napi dan 49.271 tahanan. Pemberian remisi khusus kali ini disebut menghemat anggaran negara hingga Rp 553.605.000 dengan rata-rata biaya makan per hari sebesar Rp 17.000 per orang.(dtk)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *