Ratusan Hektar Sawah di Desa Sungai Kupang HSS Terancam Gagal Panen

Hulu Sungai Selatan, DUTA TVMusibah banjir yang melanda kabupaten Hulu Sungai Selatan akibat meluapnya Sungai Amandit beberapa waktu lalu, juga berdampak pada sektor pertanian di wilayah setempat.

Di Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan ini misalnya. Sedikitnya ada ratusan hektar persawahan milik warga yang kini terancam gagal panen pasca direndam air cukup tinggi dengan waktu yang lama.

Lihat Juga :  Longsor di Pegunungan Meratus Picu Air Keruh Sungai Amandit

Tanaman padi yang mereka miliki kini kondisinya terlihat roboh dan masih tergenang oleh air. Bahkan tak sedikit padi yang ada sudah memasuki tahap berbuah dan kini menjadi busuk.

“Akibat dampak banjir hampir 100 hektar lahan pertanian di Sungai Kupang terendam, karena mana masyarakat ada yang 15 borongan sudah tuntung, ada yang 20 borongan yang sudah tuntung, kalau dilihat seminggu merandam jar bahasa Hulu Sungai tuh jelas gagal panen, dan kalau menurut pengalaman ini yang terbesar dari 2012 ini paling besar, ujar bahasa Hulu Sungai tuh paling ganal banjirnya sampai semingguan hampir menggenang rumah,” ucap Muhammad Alyas,‎ kepala Desa Sungai Kupang.

Lihat Juga :  Akibat Banjir, Petani di Bumi Makmur Terancam Gagal Tanam

Hingga saat ini air masih terlihat menggenangi persawahan. Selain merendam padi, air juga merendam berbagai jenis tanaman holtikultura milik warga setempat yang juga ikut terancam gagal panen.

Reporter : Muhammad Irfansyah

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *