Promosikan UMKM Halal Lewat Momentum 5 Rajab, Dinas Koperasi dan UMKM Kalsel Gelar Syariah Expo 2025

Banjarbaru, Duta TV — Syariah Expo 2025 resmi digelar di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (24/12/25) pagi. Syariah Expo diikuti sekitar 50 pelaku usaha kecil dan menengah.
Syariah Expo ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan misi Gubernur Kalimantan Selatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, mengatakan penguatan ekonomi syariah perlu terus didorong seiring dengan mayoritas penduduk Kalimantan Selatan yang mendukung ekosistem ekonomi berbasis syariah.
Syariah Expo 2025 sendiri mengedepankan produk-produk UMKM yang telah memiliki sertifikat halal. Kegiatan ini juga digelar bertepatan dengan momentum 5 Rajab, sehingga diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM mengapresiasi kualitas produk UMKM halal di Kalimantan Selatan yang sudah sangat profesional dari sisi kemasan dan dinilai mampu bersaing dengan produk luar daerah.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan Syariah Expo, khususnya dalam hal mendapatkan akses promosi yang lebih luas.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, menjelaskan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah melalui penguatan UMKM.
“Kami dari Dinas Koperasi dan UMKM dalam rangka menunjang visi misi gubernur ini kami berikan label halal gratis, kemudian digitalisasi QRIS pembayarannya kami juga mensosialisasikan. Nanti bagaimana kemasan yang kurang bagus akan dikemas di Balai Koperasi yang mana kita punya rumah kemasan untuk membantu agar bisa bersaing. Kami ingin apa yang ditarget gubernur, ekonomi syariah terus tumbuh kita tunjang sesuai mayoritas penduduk kita dan ini harus kita dorong,” ungkapnya.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel, Muhriadi, S.Sos., memaparkan konsep pelaksanaan Expo Syariah serta tujuan promosi UMKM daerah.
“Expo Syariah ini kita mengedepankan produk-produk yang sudah bersertifikat halal. Kemudian ini adalah mendekati momen 5 Rajab, harapannya UMKM-UMKM kita yang ada di Kalsel ini terpromosi dengan baik. Untuk komunitas yang ikut kurang lebih ada 50-an komunitas,” tambahnya.
Pelaku UMKM, Reni Andrina Rahmawati, mengungkapkan manfaat keikutsertaannya dalam kegiatan Expo Syariah bagi pengembangan usaha.
“Kali ini kami diundang oleh Gerai Oleh-Oleh Provinsi Kalsel, di mana produk kami adalah sasirangan, beberapa produk jadi baju, puter, sajadah, dan tas sasirangan. Produk kami juga ada di beberapa gerai. Kami banyak terbantu dengan event-event seperti ini karena mengenalkan produk kami di sekitar BJB juga Kalsel. Harapannya acara-acara ini lebih banyak membantu UMKM, tak hanya di BJB tapi juga di Kalsel,” ungkapnya.
Melalui Syariah Expo 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan UMKM halal agar semakin berdaya saing dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Selain menggelar pameran produk UMKM, Syariah Expo 2025 juga diisi workshop dan talkshow dengan tema legalitas UMKM syariah dan sertifikasi halal, hingga motivasi bisnis.
Tim Liputan Duta TV Banjarbaru





