Profil Penjabat Gubernur Kalsel

Jakarta, DUTA TV — Safrizal merupakan putra pasangan Zakaria Ali dan Ainun Yusuf. Usai menamatkan pendidikan di SMA N 3 Banda Aceh, Safrizal melanjutkan pendidikan ke STPDN Jatinangor, dan melanjutkan ke IIP Jakarta. Ia juga mengambil program doktoral di Jakarta. Pada pertengahan 2019, putra Aceh kelahiran Banda Aceh 1970 tersebut menyelesaikan Pendidikan Doktor pada IPDN dengan prestasi yang membanggakan.

Safrizal mengawali karier sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dengan jabatan sebagai Lurah Kota Lhokseumawe tahun 1994. Ia kemudian menjadi sekretaris Camat Kecamatan Makmur Kabupaten Aceh Utara tahun 1998.

Lihat Juga :  Mendagri Lantik Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Sebagai Penjabat Gubernur Kalsel

Safrizal muda terlibat aktif dalam persiapan pemekaran Kabupaten Bireun, mulai dari tahap awal hingga Bireuen menjelma menjadi sebuah daerah kabupaten yang otonom. Di Bireuen ia pernah menduduki posisi Kasubbag Tata Pemerintahan dan Otonomi Daerah pada tahun 2000.

Pada tahun 2001 Safrizal hijrah ke Jakarta tepatnya ke Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Mengawali debut karier sebagai Kasi Aceh dan DKI Jakarta-Subdit Otonomi Khusus Ditjen Otda Depdagri.

Lihat Juga :  Tito Karnavian : Agenda Nomor Satu Penjabat Gubernur Kalsel, Mempercepat Mitigasi Bencana Banjir Yang Lalu

Serangkaian tugas di lingkungan Kemendagri telah dijalaninya, sehingga membuatnya menjadi lebih matang dan kaya akan pengalaman tentang manajemen pemerintahan. Khususnya yang berkaitan langsung dengan tata kelola pemerintahan Otonomi Khusus (Otsus), seperti Aceh, DKI, DIY dan Papua sebagai Direktur penataan daerah dan Otonomi Khusus pada tahun 2016. Berikutnya, selaku Kepala Pusat Inovasi daerah yang berkecimpung agar daerah berkreasi dalam menjalani roda pemerintahannya.

Lihat Juga :  2 Kecamatan Baru Dapatkan Nomor Kode Wilayah Dari Kemendagri

Setelah diwisuda sebagai doktor dalam bidang Ilmu Pemerintahan di almamaternya (IPDN), Dr Safrizal ZA, MSi mengemban amanah sebagai Direktur Manajemen Bencana dan Kebakaran pada Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. Selama memangku jabatan tersebut Safrizal juga dipercaya sebagai salah seorang wakil Kemendagri dalam Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19.

Dalam menangani Covid -19, DR. Safrizal berperan besar dalam penyusunan tiga buku pedoman yang menjadi panduan penanganan Covid-19 oleh pemerintahan daerah.

sumber :  ajnn.net

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *