Prihatin Keadaan Masyarakat, 3 Fraksi DPRD Tolak Kenaikan Tarif Air Bersih

Juru bicara fraksi Aliansyah (PKS), M Isnaini (Gerinda) dan Afrizaldi (PAN) (Foto : Pemko Banjarmasin)

Banjarmasin, DUTA TV Pada penyampaian pandangan fraksi terkait tanggapan rancangan APBD 2023, beberapa anggota dewan dari 3 fraksi seperti Gerindra, PAN dan PKS menyampaikan tanggapan tambahan.

Ketiga fraksi menolak kenaikan tarif air bersih yang dilakukan pihak PTAM Bandarmasih.

Tanggapan itu disampaikan lantaran prihatin dengan keadaan masyarakat yang ekonominya masih belum stabil, ditambah dengan kenaikan BBM yang tentu berimbas dengan naiknya harga bahan pokok.

Ketua DPRD kota Banjarmasin, Harry Wijaya, yang juga berasal dari Fraksi PAN menjelaskan, hal tersebut maklum disampaikan lantaran DPRD merupakna wakil rakyat yang memikirkan keadaan dan kondisi masyarakatnya.

“ Ya tadi ada penyampaian curahan hati. Yang namanya sekarang kan ada kenaiakna BBM, dana juga pasti berpengaruh dengan harga lainnya. Tentu ini akan semakin membuat masyarakat menderita. Tapi kami berusaha dengan Birokrasi yang ada, berharap ada keringanan dari pihak PDAM,” ucap Harry Wijaya.

Sementara itu, pihak PTAM Bandarmasih sudah melakukan kenaikan tarif air bersih sebesar 10 persen, dan mengklaim sudah mendapat persetujuan masyarakat, serta beralasan kenaikan tersebut digunakan untuk menambah keuangan PTAM yang saat ini sudah negatif dan jual rugi.

 

Reporter : Ade Yanuar

 

 

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.