Perdana, Sambo Pertandingkan Usia Dini di Wali Kota Cup

Banjarmasin, Duta TV — Geliat olahraga sambo di Kota Banjarmasin terus menunjukkan perkembangan. Hal itu terlihat dari antusiasme 60 atlet muda yang ambil bagian dalam Kejuaraan Sambo Wali Kota Cup 2026.

Para peserta yang berusia enam hingga 15 tahun tampil menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang yang digelar Pemko Banjarmasin bersama Persambi Kota Banjarmasin.

Kejuaraan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

Selain menjadi wadah kompetisi bagi atlet pemula, ajang ini juga diarahkan untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial sejak usia dini.

Mewakili Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar membuka secara resmi kejuaraan tersebut. Ia menekankan pentingnya membangun fondasi olahraga sejak usia dini.

“Menanamkan fondasi olahraga dari usia dini itu krusial, agar proses latihan mereka terbangun secara runtut sejak awal. Ketika memasuki usia dewasa kelak, kemahiran mereka sudah matang dan siap kita terjunkan ke berbagai kompetisi bereputasi, baik di level nasional maupun internasional,” ujar Ichrom.

Ia juga mengatakan, Pemko Banjarmasin berkomitmen mendukung pembinaan atlet daerah secara berkelanjutan. Dukungan diberikan melalui program pelatihan dan pembinaan olahraga bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Banjarmasin. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Banjarmasin dan Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan Sambo Wali Kota Cup 2026 Ricky Fajar Adi Putra mengatakan, kompetisi ini memang difokuskan bagi kategori pemula dan kelompok umur.

Menurutnya, kejuaraan menjadi sarana untuk melihat sekaligus menjaring calon atlet junior yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Salah satunya mendorong sambo agar dapat diperkenalkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Pertandingan ini lebih mengarah ke kategori pemula dan kelompok umur. Kita mencari generasi dan bibit-bibit muda yang nantinya menjadi bakal calon atlet yang naik ke tingkat junior. Harapan kami kompetisi ini tidak hanya dilaksanakan saat momen hari jadi saja, tetapi bisa rutin dan kontinu. Setelah ajang ini, kami akan bersosialisasi ke sekolah-sekolah agar sambo semakin familiar dan bisa menjadi kegiatan ekstrakurikuler serta olahraga andalan,” ucap Ricky.

Untuk menjaga kesinambungan pembibitan atlet, Persambi Kota Banjarmasin juga menyiapkan langkah lanjutan dengan memperluas sosialisasi ke berbagai lembaga pendidikan.

Melalui pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, sambo diharapkan semakin dikenal masyarakat serta mampu menjadi salah satu cabang olahraga unggulan Kota Banjarmasin.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *