Penutupan MTQ ke-45 Diwarnai Musik ‘Jedag Jedug’

KAB BANJAR, DUTA TVUsai menyajikan 2 lagu Japin, grup musik gambus saat MTQ ke 45 di kecamatan Mataraman, kabupaten Banjar malah menyanyikan lagu-lagu remix Amerika Latin seperti Bara Bere.

Agenda acara hiburan usai penutupan acara tanggal 15 Juni malam, membuat sejumlah peserta dan pendamping MTQ tak ayal ikut bergoyang sebagaimana yang dilakukan para penyanyi.

Hiburan yang kontras dengan kegiatan agamis, tak ayal lagi mengundang komentar bernada celaan oleh warganet di sejumlah grup-grup media sosial, karena dinilai bertentangan dengan syariat agama Islam.

Bahkan rasa penyesalan disampaikan warganet, terhadap panitia pelaksana yang dianggap kecolongan.

Terkait dengan persoalan itu, wakil bupati Banjar Said Irus Al Habsy, menyesalkan adanya hiburan yang dinilai bertolak belakang dengan agenda religi.

“Kita panitia semua bubar, kita sudah bulik, kada tahu lagi pas ada dangdutan. Itu musik gambus di ubahnya jadi dangdut, kita aja bingung pas datang dirumah melihat ada dangdutan, diluar pengawasan kita,” ucapnya kepada para wartawan.

Sementara, ketua penitia pelaksana MTQ, Agus Hidayat, menjelaskan hiburan musik gambus dari grup El Zafron, bertujuan untuk mengiringi pembagian piala juara kedua dan ketiga.

Diketahui MTQ ke 45 yang berlangsung di kantor kecamatan Matraman, digelar dengan 10 cabang lomba dan 800 lebih kalifah dari 20 kecamatan.

Tim Liputan

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *