Pengamen di Pasar Lama Tewas Usai Ditikam Rekan Seprofesi

Banjarmasin, DUTA TVInilah foto remaja berinisal MRF, yang menjadi korban penikaman hingga akhirnya tewas di ruang IGD RSUD Ulin Banjarmasin, Selasa dini hari (16/03/2021).

Korban yang masih berusia 17 tahun, sempat mendapatkan perawatan instensif sebelumnya akhirnrya dinyatakan meninggal.

Korban diketahui mendapati dua luka tusukan yang cukup dalam, akibat senjata tajam di bagian dada dan punggungnya. belakangan diketahui korban berprofesi sebagai pengamen di kawasan pasar lama.

Lihat Juga :  Banjarmasin Bentuk Tim Satgas Penanganan Anak Jalanan dan Pengamen

“Awalnya terlihat ribut-ribut, sempat ada yang memisahkan, pas tu balik lagi tiba-tiba ada korban, luka tusuk dada dan di perut, seperti yang kami ketahui mereka itu pengamen, dan sering dipasar lama,” terang Alay, salah seorang relawan.

 

Penikaman Dipicu Hal Sepele

 

Sementara tak berselang lama pasca kejadian, terduga pembunuhan di kawasan Sulawesi Gang Maluku, berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah.

Lihat Juga :  ODGJ di HST Bunuh Lansia dan Balita

Terduga M. Iqbal (23) warga Jalan Sulawesi, Gang Irian, diamankan polisi di kediamannya.

Aksi sadisnya tersebut dilakukan lantaran tersinggung dengan korban, yang saat ditegur pelaku agar tidak menggunakan kursi milik warga sekitar, saat nongkrong malah menyerang dirinya.

“Korban bersama rekan perempuannya, lalu ditegur karena menduduki kursi yang bukan punya pelaku. Pelaku pergi, kurang lebih satu jam balik lagi membawa celurit, kebawa emosi pelaku yang kemudian menancapkan celuritnya ke korban,” terang Ipda I Gusti Ngurah Utama, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah.

Lihat Juga :  Polisi Tetapkan Satu Pelaku Pembunuhan di Belitung

Dari keterangan pihak kepolisian, pelaku juga sempat  menghuni hotel prodeo, beberapa tahun yang lalu karena kasus pengeroyokan. kini iqbal harus kembali menjalani hari- harinya di dalam sel tahanan, dan dikenakan pasal 338 juncto 351 ayat tiga dengan ancaman hukuman 15 tahun pidana penjara.

 

Reporter : Zein Pahlevi

Redha Aulia R


Uploader.
Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *