Pemko Banjarmasin Bakal Tanam Kabel Fiber Optik

Banjarmasin, Duta TV — Dinas PUPR dan Diskominfotik Banjarmasin memantau langsung kabel-kabel yang berada di kawasan Lambung Mangkurat, Senin siang kemarin.

Mereka juga mengajak pihak provider untuk melakukan sosialisasi pemindahan kabel optik mereka ke dalam tanah nantinya.

Proses tersebut menjadi langkah Pemko Banjarmasin untuk mengatasi kabel semerawut yang terlihat di jalan-jalan protokol.

Nantinya, Dinas PUPR Banjarmasin bakal membangun lubang bersama untuk pihak provider atau penyedia jasa jaringan internet.

Penataan ini akan dilakukan secara bertahap dalam tiga fase. Pada tahap pertama difokuskan di sepanjang Jalan Lambung Mangkurat, kemudian berlanjut ke Jalan Pangeran Samudra, hingga kawasan Hasanuddin yang selama ini dikenal padat aktivitas dan kabel.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, menyiapkan penataan kabel utilitas agar lebih rapi dan terintegrasi.

“Langkah awal, kami bersama lintas SKPD, termasuk Diskominfo, melakukan mitigasi lapangan untuk menentukan titik-titik yang bisa dijadikan jalur penataan. Targetnya jelas, kabel-kabel yang selama ini di atas akan kita turunkan ke bawah,” ujarnya.

Penataan dilakukan melalui sistem lubang bersama agar tidak ada jalur kabel terpisah.

“Nanti ada lubang bersama. Lubang bersama ini nantinya menjadi akses kabel menuju pelanggan, jadi tidak lagi masing-masing provider membuat jalur sendiri. Semua terintegrasi dan lebih rapi,” tambahnya.

Sementara itu, menurut karyawan salah satu provider, Harun, ia menyambut baik adanya program pemindahan kabel fiber optik ke dalam tanah tersebut agar terlihat lebih rapi.

Mereka juga siap nantinya menurunkan kabel-kabel mereka jika prosesnya sudah berjalan.

“Kita sangat menyambut baik program ini. Dari awal, mulai survei seperti hari ini hingga nanti ke tahap akhir, kita akan lakukan penurunan dan perapian jalur. Targetnya jelas, tidak ada lagi kabel udara. Semua fiber optik akan ditata di bawah tanah,” ujarnya.

Proses pengerjaan kabel tersebut memang diperkirakan memakan waktu hingga tiga bulan.

Pihak Dinas PUPR dalam waktu dekat akan memaparkan rencana teknis dan menentukan titik-titik prioritas pengerjaan.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *