Pekerja Anak Dan Pernikahan Usia Dini Kurangi Nilai Kota Layak Anak Di Banjarmasin

Banjarmasin, DUTA TV Tim Gugus Tugas Kota Kayak Anak (KLA) Kota Banjarmasin menggelar zoom meeting dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, di Aula Kayuh Baimbay, Jumat (26/5/23) sore.

Menurut Ketua Gugus Tugas KLA Kota Banjarmasin yang juga Sekdako, Ikhsan Budiman, saat ini pemerintah masih mempertahankan predikat kota layak anak. Kota seribu sungai juga sempat meraih penghargaan kategori Nindya dari kementrian pemberdayaan perempuan dan anak .

Namun, pekerja anak dan pernikahan usia dini sudah mulai turun di Kota Banjarmasin sementara angkanya masih cukup tinggi.

Pihaknya terus berupaya untuk menekan angka tersebut, agar kedepannya bisa terus berkurang dengan bekerjasama dengan sejumlah SKPD dan instansi terkait.

Dari hasil penilaian mandiri dan verifikasi administrasi dari Pemprov Kalsel, pekerja anak dan pernikahan usia dini  mencapai angka 900 atau masih dalam kategori Nindya. Namun, setelah verifikasi lapangan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, angka itu turun menjadi 807, karena belum melengkapi beberapa administrasi atau bukti dukung. Ikhsan,akan melengkapi berkas atau bukti dukung itu pada hari ini agar Banjarmasin bisa bertahan menjadi kota layak anak di kategori Nindya.

 

Reporter : Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *