Pedagang Pasar Kesatrian Keluhkan PKL Sungai Gardu

Banjarmasin, DUTA TV — Kondisi sepi terlihat di los los pedagang Pasar Kesatrian Banjarmasin. Banyaknya lapak yang nganggur ini diakui lantaran pendapatan yang turun akibat sepi pembeli.
Para pedagang disini mengaku omset pendapatan mereka menurun mencapai 60% hingga mengalami kebangkuratan.
Hal ini salah satunya lantaran kehadiran pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang Kawasan Sungai Gardu Banjarmasin Timur, yang membuat masyarakat memilih berbelanja disana.
Kondisi ini pun cukup disayangkan, mengingat mereka merupakan pedagang resmi yang membayar retribusi setiap harinya.
“Yang jelas sampai jam 8:00 itu sepi, itu sangat berpengaruh omset, turun 60%, yang disana dijualnya ikan, sayur, tolong ai kalo sudah dipasang spanduk dilarang tu dipenuhi aturan,” kata Isna, Pedagang Ikan.
“Dagangan kami sepi sekali bahkan aku gulung tikar, pisang ku buruk, maksud ku tolong lah dari Pemko, kami bayar terus retribusi, ini bentuk protes kami terhadap pemerintah, kasiani kami yang bayar resmi, orang kada mau lagi ke pasar, disana katanya lebih murah,” tutur Sumriati, Pedagang Pisang.
Di Pasar Kesatrian ini sedikitnya terdapat seratus buat lapak pedagang yang dikelola oleh pemerintah kota Banjarmasin yang mana saat ini hanya setengahnya saja yang masih beroperasi.
Reporter : Nina Megasari





