Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in, Jadikan Daging Kurban ‘’Pentol’’

DUTA TV BANJAR – Sejak bulan Maret 2020, 120 santri di panti asuhan dan Ponpes Raudhatun Nasyiin Banjarbaru menjalani karantina dan tidak ada yang pulang ke kampung halamannya, sehingga melaksanakan sholat ied lIdul Fitri dan Idul Adha di lokasi panti asuhan.

Selama proses belajar mengajar tetap berlangsung dan pihak yayasan sudah beberapa kali melakukan penyemprotan disenfektan, di lokasi pondokan maupun ruang belajar serta lingkungan.

Selama 4 bulan lebih seluruh santri maupun pengurus dan ustadz bertahan dengan kondisi keuangan seadanya, dikarenakan pandemi covid 19 untuk tetap menjaga kesehatan para santri.

Untuk itulah, pada ibadah kurban tahun ini panti asuhan mendapatkan bantuan 11 ekor sapi dan 16 ekor kambing dari para dermawan, sebagian akan di antarkan langsung kepada orang tua santri, ke daerah asalnya hingga di Palangkaraya, oleh pihak yayasan.

Uniknya, setelah penyembelihan sapi kurban sebagian daging lainnya akan dijadikan kuliner olahan pentol daging sapi beku, untuk cadangan konsumsi seluruh santri selama enam bulan ke depan.

“Sebagian daging akan kita oleh menjadi pentol beku, untuk konsumsi santri selama enam bulan ke depan,” kata Ustadz Hendri Admaja ketua Yayasan Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in.

Disamping untuk kebutuhan konsumsi santri, pentol daging sapi tersebut juga untuk memenuhi kebutuhan para guru dan keluarga yang tetap didalam lingkungan, karena menjaga kesehatan di tengah masa pandemik wabah covid-19.

 

 

Reporter : Tarida Sitompul

Lihat Juga :  Petugas Rutan Pelaihari Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *