Panen Beras Surplus, Kalsel Tolak Impor Beras

Banjarbaru, DUTA TV — Terkait ramainya pemberitaan akan adanya impor beras, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel menolak impor beras masuk ke Kalsel.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas TPH Kalsel, Syamsir Rahman saat diwawancarai di ruang kerjanya, Banjarbaru, Rabu (31/3/2021).

“Kalau kita mengimpor beras dari luar negeri, sama saja kita tidak menghargai petani lokal yang ada di daerah kita,” ucapnya.

Lihat Juga :  Persiapan Ujian Sekolah, Pemprov Kalsel Laksanakan Dialog Bersama Kepala Sekolah SMA/SMK Di Kalsel

Ia menjelaskan, sampai saat ini panen beras yang ada di Kalsel selalu surplus, dan pada bulan ini sudah masuk musim panen.

“Baru-baru ini untuk daerah Kabupaten Tapin, HSS dan HST sedang mengalami panen padi dengan total kurang lebih 80.000 Ton. Untuk daerah lain akan selalu bergantian. jadi dalam 1 tahun kita bisa panen sebanyak 3 kali,” jelasnya.

Lihat Juga :  Mulai Januari Hingga April, Pemprov Kalsel Telah Menyalurkan Rp33 Miliar Lebih BLT Dana Desa

Maka dari itu, stok beras yang ada di Kalsel untuk masyarakat masih aman, karena kebutuhan beras untuk masyarakat hanya 400 ribu ton per tahunnya.

“Untuk itu, Kalsel tidak memerlukan beras impor untuk menambah stok. Apabila impor beras akan masuk ke Kalsel, saya akan berada di garis terdepan untuk petani-petani Kalsel,” pungkasnya. MC Kalsel/usu

Lihat Juga :  Menjelang Ramadhan, Pemprov Kalsel Pastikan Bahan Pokok Tersedia

Tim liputan


Informasi ini juga bisa dilihat di website Diskominfo Kalsel Klik disini

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *