Demo Solar Langka, Mahasiswa Segel Kantor DPRD Tanah Laut

Tanah Laut, Duta TV — Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang bersama sejumlah nelayan mendatangi kantor DPRD Tanah Laut terkait para nelayan yang kesulitan untuk mendapatkan BBM solar bersubsidi.
Alih-alih menyampaikan aspirasi, massa justru mendapati kantor wakil rakyat dalam kondisi kosong karena seluruh anggota dewan tengah melakukan kunjungan kerja keluar daerah.
Kondisi tersebut langsung memicu kekecewaan dan protes dari massa aksi. Mereka menilai DPRD tidak responsif terhadap aspirasi masyarakat, terutama saat gelombang protes datang.
Aksi pun memanas dengan orasi dan pembentangan spanduk kritik. Mahasiswa bahkan melakukan penyegelan simbolis dengan memasang spanduk bertuliskan “Kantor ini disegel rakyat, kantor kosong” yang terpasang di depan gedung DPRD Tanah Laut.
Dalam orasinya, mahasiswa menegaskan kedatangan mereka membawa tuntutan krusial terkait persoalan bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan yang hingga kini belum terselesaikan. Perwakilan mahasiswa mengatakan ketidakhadiran anggota dewan membuat aspirasi tidak tersalurkan secara langsung.
Perwakilan HMI Tanah Laut, Zulkifli dan Rizki, mengatakan, “Ada dugaan penyelewengan solar subsidi sehingga para nelayan kesulitan untuk mendapatkan solar, kami akan kembali dengan massa yang lebih besar agar ini benar-benar menjadi perhatian para pemangku kebijakan, khususnya terkait hak dan kesejahteraan nelayan.”
Aksi unjuk rasa kali ini terkait para nelayan yang kesulitan untuk mendapatkan solar bersubsidi sehingga nelayan pesisir Tanah Laut terancam tak bisa melaut untuk mencari ikan.
Ironisnya, kelangkaan solar bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan diduga justru diselewengkan oleh oknum tak bertanggung jawab yang dibekingi oleh oknum aparat penegak hukum.
Reporter: Suhardadi





