Operasi Zebra Sasar Helm SNI Palsu

Banjarmasin, DUTA TV — Polisi menargetkan pengguna helm Standar Nasional Indonesia (SNI) palsu dalam Operasi Zebra Intan 2020.

Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Andi Azis Nizar menerangkan, operasi gelaran Polda Kalimantan Selatan itu dimulai pada 26 Oktober hingga 8 November.

“Penertiban helm yang tidak sesuai standar memang menjadi salah satu dari delapan sasaran Operasi Zebra kali ini,” ujar Andi.

Menurut Andi, selama ini penggunaan helm memang kerap tidak standar sesuai SNI. Bahkan ironisnya, banyak helm yang diperjualbelikan memiliki label SNI padahal palsu.

“Pada helm SNI yang asli, biasanya logo SNI-nya tidak hanya ditempel, tetapi juga huruf timbul. Kemudian helm terasa berat, karena yang terasa ringan dan ringkih itu cenderung palsu dan harga murah,” jelasnya.

Selain helm SNI, tujuh target pelanggaran lain yang disasar Polantas yaitu pengemudi roda empat melebihi batas maksimal kecepatan, mabuk saat mengemudi, pengemudi roda empat yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengemudi melawan arus, pengendara masih di bawah umur, serta tidak membawa surat kelengkapan, seperti SIM dan STNK serta pengendara membawa muatan berlebihan.(rol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *