Motif Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank di Jakarta Masih Teka Teki

Jakarta, DUTA TV — Kematian IP, Kepala Cabang sebuah bank ternama di Jakarta, menggegerkan publik. Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kaki, tangan, dan kepalanya dililit lakban hitam.
IP dilaporkan diculik secara misterius di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Dia disergap saat hendak masuk ke mobilnya.
Polisi bergerak cepat. Empat pelaku telah ditangkap, namun eksekutor utama pembunuhan masih buron.
Sayangnya, hingga kini motif di balik penculikan dan pembunuhan ini masih jadi teka-teki.
Keluarga korban menuntut kejelasan dan keadilan. Mereka meminta kepolisian tak hanya menangkap seluruh pelaku, tapi juga mengungkap motif sebenarnya.
“Harapannya pelaku segera ditangkap semua, dihukum seberat-beratnya dan dihukum setimpal,” tegas Intania Rizky Utami, adik ipar korban.
Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Charles Bagaisar mengatakan, pihaknya masih mendalami dalang penculikan dan pembunuhan IP.
AKP Charles mengatakan, sebelum disergap, IP baru saja menyelesaikan rapat dengan rekan-rekan kerjanya. By
“Korban habis meeting kantor, sama teman-teman kantornya juga,” ucapnya.
Korban Ditemukan Penggembala Sapi
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh seorang penggembala sapi yang melintas di lapangan kawasan Tegal Masni, Desa Cilangkara, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2205).
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada perangkat RT dan RW setempat sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.
“Awalnya ada pengembala sapi di sekitar lokasi melihat mayat, setelah itu dia laporan ke RT RW setempat hingga akhirnya laporan itu diterima polsek,” jelas Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul.
Hotma menyebut, jenazah ditemukan sekira pukul 05.30 WIB. Kondisi jenazah sangat mengenaskan. Bagian kaki, kepala, dan wajah korban dililit lakban berwarna hitam.(lip6)





