Mentan RI Targetkan Oplah dan Cetak Sawah 500 Ribu Hektare di Kalsel

Banjarbaru, DUTA TV — Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, mendampingi Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam acara Rapat Koordinasi Akselerasi Kegiatan Optimasi Lahan atau Oplah dan Cetak Sawah Menuju Swasembada Pangan di Aula Idham Khalid, Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, baru-baru tadi.
Rakor kali ini turut dihadiri oleh ribuan penyuluh pertanian dan Babinsa dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Dalam rakor tersebut, Mentan Amran memberikan prioritas program Oplah dan cetak sawah bagi Kabupaten Barito Kuala dan Tanah Laut.
Mentan Andi Amran Sulaiman menetapkan target cetak sawah di Kalimantan Selatan tahun ini seluas 500 ribu hektare dengan anggaran sekitar satu triliun rupiah.
Pada kesempatan ini, Amran menanyakan kesiapan Gubernur Kalimantan Selatan beserta stakeholder terkait dalam merealisasikan program Oplah dan cetak sawah.
“Pokoknya tergantung Pak Gubernur, mudah-mudahan bisa diselesaikan cepat. Kalau tidak, kita akan pindahkan ke daerah lain. Tapi tadi Pak Gubernur katakan sanggup,” kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian RI.
“Saya harapkan bupati yang tidak hadir hari ini menemui saya, nanti saya buat laporan kepada Pak Menteri, apakah mereka siap atau tidak,” ucap Muhidin, Gubernur Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Gubernur Kalsel Muhidin menyampaikan data tahun 2023 yang mencatat sektor pangan di Kalsel berkontribusi 11,37 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) nasional.
Adapun komoditas unggulan berupa padi, jagung, jeruk, karet, kelapa sawit, ayam buras, sapi, itik, dan kerbau rawa.
Muhidin juga memaparkan bahwa saat ini lahan di Kalimantan Selatan banyak yang menganggur karena tidak digarap secara maksimal, sehingga cukup potensial untuk diolah melalui program cetak sawah.
Reporter : Suhardadi





