Mangrove Beach di Desa Kersik Putih Jadi Tujuan Wisata Baru

Batulicin, DUTA TVMangrove Beach di Desa Kersik Putih, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, bisa menjadi tujuan wisata baru untuk bersantai menikmati keindahan alam bersama keluarga.

Dengan menempuh jarak hanya 15 menit dari pusat Kota Batulicin, pengunjung akan disuguhi pemandangan indah dengan kombinasi yang unik.

Tempat wisata yang buka dari pagi hingga malam hari ini mampu menarik minat masyarakat, mulai dari pelajar, anak muda, hingga orang tua.

Bahkan beberapa bulan sebelum tempat ini dibuka resmi pada Jumat lalu, hampir ada ratusan pengunjung setiap harinya datang silih berganti.

Menjelang sore, suasana pantai mangrove semakin indah. Ditambah air laut sedang pasang dan tenang, pengunjung dari berbagai kalangan semakin banyak berdatangan.

Ada yang datang untuk sekadar santai di pantai menikmati indahnya sore, hingga nongkrong di coffee shop yang disukai anak-anak kekinian.

Ada juga yang berswafoto bersama hingga piknik keluarga dadakan, semuanya tampak asik dilakukan.

Ahmad Tiar, salah seorang pengunjung wisata mangrove, mengatakan bahwa tempat ini merupakan tempat wisata baru yang unik untuk mendukung UMKM Desa Kersik Putih.

“Untuk suasananya lumayan bagus, lumayan menarik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kersik Putih, Rudi Hartono, mengungkapkan dengan retribusi sebesar Rp5.000, pengunjung sudah dapat menikmati suguhan keindahan alam hutan mangrove, kesegaran angin pesisir, kesejukan udara, serta keindahan yang unik, yaitu jejeran pohon mangrove yang bagian atasnya sudah terlihat kering dan mati, namun tetap hidup tumbuh kuat pada bagian akarnya.

Ia menerangkan tiket masuk ke wisata mangrove tersebut sudah diatur melalui peraturan desa atau Perdes, yang hasilnya nanti akan digunakan untuk kepentingan masyarakat desa.

“Ya alhamdulillah, kami kemarin ada kunjungan,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya berencana akan membangun resort atau penginapan, spot pemancingan, wahana outbound, serta pengembangan petani tambak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Reporter: Norman

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *