Lapas Narkoba dan Perempuan Sepi Kunjungan

DUTA TV MARTAPURA Lembaga pemasyarakatan perempuan Martapura hanya didatangi satu atau dua keluarga warga binaan, itupun hanya menitipkan makanan saja kemudian langsung pulang, karena tidak bisa berkunjung.

Sejak hari raya pertama, kunjungan penitipan makanan itu hanya berkisar 26 hingga 21 orang saja dari 423 warga binaan, dikarenakan pemberlakukan larangan kunjungan dan hanya bisa berhubungan melalui video call.

Suasana yang sama juga terlihat di lembaga pemasyarakatan narkoba Karang Intan, dari kedatangan keluarga, narapidana maupun tahanan suasananya sangat berbeda jauh dibandingkan dengan suasana di saat perayaan Idul Fitri tahun sebelumnya.

“Kami sangat ketat melaksanakan protokol kesehatan, baik petugas maupun orang lain untuk berurusan itu sangat kami selektif dan wajib menggunakan masker,” ungkap Sugito kalapas Narkotika.

Hal itu, tidak terlepas dari pemberlakuan larangan kunjungan, yang diberlakukan selama pandemik Covid-19 untuk memutus mata rantai, di dalam lingkungan lapas, sehingga keluarga warga binaan, enggan berkunjung.

“Kegiatan kunjungan ditiadakan, kami tidak boleh menerima kunjungan keluarga dari warga binaan untuk mencegah covid-19, tetapi kami menggantinya dengan fasilitas video call gratis,” tutur Yurnengsih kalapas Perempuan.

Dengan ketegasan meniadakan kunjungan selama wabah Covid-19 baik di lapas Karang Intan maupun lapas perempuan di kabupaten Banjar, diharapkan dapat mencegah penyebaran virus Covid-19.

Reporter : Tarida Sitompul

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *