Barito Putera Resmi Perkenalkan Skuad dan Tim Pelatih, Targetkan Kembali ke Liga 1

BANJARMASIN, DUTA TV – Menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Championship Indonesia, Barito Putera terus mematangkan persiapan tim. Salah satunya dengan menggelar penandatanganan kontrak pemain, pelatih kepala dan asisten pelatih di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Sabtu malam (8/8/2026).

Kegiatan tersebut dikemas dalam tema “Silaturahmi Keluarga Barito Putera” dan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H.M Syarifuddin, Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK, jajaran manajemen Barito Putera, pemain, tim pelatih, alim ulama, pengamat sepak bola Banua hingga perwakilan suporter.

Acara diawali dengan pembacaan syair maulid dan ayat suci Alquran. Setelah prosesi penandatanganan kontrak, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama pengamat sepak bola Banua dan suporter.

Penandatanganan kontrak ini menjadi bagian dari kesiapan Barito Putera menghadapi persaingan Liga 2 Championship Indonesia, dengan target membangun skuad yang solid dan mampu membawa klub kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Owner Barito Putera sekaligus Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penandatanganan kontrak, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi seluruh keluarga besar Barito Putera.

“Sekali kita keluarga Barito Putera, selamanya kita adalah keluarga Barito Putera Kalimantan Selatan,” ujar Hasnuryadi.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan para pemain baru, pemain yang bertahan, serta pemain yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari Barito Putera.

“Malam hari ini adalah silaturahmi. Kita ingin memperkenalkan pemain-pemain yang baru, pemain lama yang bertahan, ataupun pemain yang sudah pernah bersama kita sejak zaman dulu,” katanya.

Hasnuryadi juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh yang selama ini memberikan nasihat dan bimbingan kepada Barito Putera, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berterima kasih atas sejarah yang telah diberikan. Terima kasih juga atas nasihat dan bimbingannya, termasuk dari Pak Gubernur,” ucapnya.

Ia berharap dukungan dan arahan dari pemerintah daerah terus diberikan agar Barito Putera mampu meraih prestasi lebih tinggi dalam menghadapi Liga 2 Championship Indonesia.

“Kami memohon bimbingan dan arahannya. Semoga kita bisa lebih berprestasi lagi, mengangkat dan membahagiakan masyarakat Banua Kalimantan Selatan melalui Barito Putera,” tuturnya.

Pemilihan Mahligai Pancasila sebagai lokasi penandatanganan kontrak juga memiliki makna tersendiri bagi Barito Putera.

Hasnuryadi mengatakan, keputusan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah kesuksesan Barito Putera di tempat tersebut.

“Biasanya penandatanganan kontrak dilakukan di kediaman atau di kantor. Tetapi hari ini kita melakukannya di Mahligai Pancasila,” ujarnya.

Ia menegaskan, Barito Putera bukan milik kelompok atau golongan tertentu, melainkan bagian dari masyarakat Kalimantan Selatan.

“Ini bukan milik satu atau dua orang atau golongan. Barito Putera adalah milik masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Menurut Hasnuryadi, keluarga besar Barito Putera ingin menjadikan klub sebagai kebanggaan bersama masyarakat Banua.

“Mudah-mudahan di bawah arahan dan bimbingan Pak Gubernur, kita bisa membahagiakan dan memberikan kebanggaan kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” katanya.

Ia pun berharap sejarah manis Barito Putera di Mahligai Pancasila dapat kembali terulang.

Hasnuryadi mengingat, tempat tersebut pernah menjadi bagian dari sejarah perjalanan Barito Putera ketika klub meraih prestasi pada 2012.

“Kita ingin mengulang kembali sejarah tersebut. Mudah-mudahan Barito Putera bisa kembali meraih prestasi dan membanggakan masyarakat Banua,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK turut memberikan dukungan terhadap persiapan Barito Putera menghadapi Liga 2 Championship Indonesia.

Ia berharap kombinasi pemain yang bertahan dengan pemain baru dapat membentuk skuad yang solid dan mampu memberikan prestasi terbaik.

“Kita mengandalkan pemain-pemain yang bertahan, dan juga ada pemain-pemain baru yang bergabung,” ujarnya.

Supian HK optimistis komposisi tim yang telah dipersiapkan manajemen mampu membawa Barito Putera meraih hasil terbaik.

“Yakin dan percaya, mudah-mudahan dengan komposisi pemain yang ada, kita bisa meraih prestasi dan memberikan kebahagiaan kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” katanya.

Ia berharap Barito Putera mampu mencapai target kembali berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Semoga Barito Putera bisa memperoleh hasil yang terbaik, sehingga kita bisa meraih target kembali ke Liga 1. Amin,” pungkasnya.

Setelah prosesi penandatanganan kontrak, kegiatan ditutup dengan diskusi bersama pengamat sepak bola Banua dan suporter.

Forum tersebut menjadi ruang untuk menyatukan harapan antara manajemen, pemain, pemerintah, pengamat dan pendukung Barito Putera dalam menatap persaingan Liga 2 Championship Indonesia, sekaligus mewujudkan target kembali ke Liga 1.

Adapun jajaran tim yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut terdiri dari Hendri Susilo sebagai pelatih kepala, Insan Ali sebagai asisten pelatih, Miftahul Hadi sebagai pelatih kiper, serta Yuliansyah Refa sebagai pelatih fisik.

Sementara Frans Siantar dipercaya sebagai Direktur Teknik.

Untuk pemain, Barito Putera memperkenalkan NorHalid, Muhammad Nur Hasnuryadi, Muhammad Hidayat, Ricki Pambudi sebagai kiper, Muhammad Dwi Rafiangga, Nugroho Santoso, Gustur Cahyo Putro, Rahmat Nicko, dan Dendy Agustan.

Komposisi tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan Barito Putera dalam menghadapi kompetisi Liga 2 Championship Indonesia dan mewujudkan target kembali ke Liga 1.

Reporter : Ade Yanuar

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *