KPU Kalsel Berhentikan GM Sementara

DUTA TV BANJARMASIN – Perubahan status dari saksi menjadi tersangka atas dugaan tindakan asusila yang ditujukan kepada ketua KPU Banjarmasin GM. Membuat KPU Kalsel memberhentikan yang bersangkutan.

Pemberhentian tersebut bersifat sementara dan akan disampaikan kepada KPU RI

Dalam konferensi persnya Senin(27/01) sore, ketua KPU Kalsel Sarmuji yang didampingi oleh komisioner menyebut wewenang KPU Kalsel hanya sebagai pengusul pemberhentian secara sementara kepada KPU RI.

Baca juga :Status Oknum Ketua KPU Banjarmasin Naik Jadi Tersangka

Sifat pemberhentian sementara itu pun lantaran yang bersangkutan masih berstatus sebagai tersangka dan belum menjalani vonis hukum.

“Kami prihatin atas apa yang menimpa ketua KPU Banjarmasin sebagai tesrsangka. Kami menindaklanjuti lewat rapat pleno untuk pemberhentian sementara. Kami akan melaporkan ke KPU RI dan dewan kehormatan. Kawan kawan kpu banjarmasin menyerahkan ke kpu kalsel surat pengunduran diri. Mereka menunjuk PLT ketua,” ujar Sarmuji Ketua KPU Kalsel

“Pada intinya kita menyampaikan kepada KPU RI, karena kewenangan pemberhentian itu ada pada KPU RI, kita hanya soal kode etiknya. Kita sampaikan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Sesuai pasal melanggar pasal 15 huruf A . Karena diduga tidak menjaga kehormatan DKPP,” kata Edy Ariansyah Komisioner Kpu Kalsel

Adapun dugaan pasal yang dilanggar oleh GM sebagai penyelenggara pemilu yakni P-KPU nomor 8 tahun 2019 pasal 90 ayat 1 huruf tentang peraturan tentang menjaga sikap dan tindakan agar tidak merendahkan integritas pribadi, juga DKPP pasal 15 tentang kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu.

KPU Kalsel Lakukan Pendampingan Kinerja KPU Banjarmasin

Sementara itu agar tak mehambat kinerja KPU kota Banjarmasin, pihak KPU Kalsel akan melakukan pendampingan.

Hal tersebut berupa monitoring jalannya tahapan Pemilu hingga proses hukum yang dijalani oleh tersangka GM

“Menyangkut kinerja teman-teman kota Banjarmasin. Tentu kami akan melakukan monitor terhadap kesiapan teman-teman disana selama proses ini berlangsung, jika dipandang perlu melakukan pendampingann setiap tahapan tahapan. sampai adanya putusan yang tepat kepada bersangkutan. respon ini dilakukan KPU kalsel sesuai ketentuan pasal 82,” tambah Edy Ariansyah.

Reporter : Nina Megasari & Fadli Riski


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *