Koperasi Syariah Arrahmah Sasar Gen Z Berinvestasi

Banjarmasin, DUTA TV — Koperasi Syariah Arrahmah terus berstransformasi untuk menggerakkan roda perekonomian di Kalimantan Selatan, salah satunya, membuka peluang investasi bagi generasi Z atau kalangan milenial.
Hal itu dilakukan menyusul saat ini, banyak anak muda yang salah menempatkan dananya pada investasi tak jelas alias bodong. Dalam rapat anggota tahunan atau RAT ke 12, Koperasi Syariah Arrahmah berkomitmen menghimpun generasi milenial sebagai anggotanya, bukan hanya melalui simpan pinjam melainkan investasi.
Kopsyah Arrahmah ingin agar kalangan muda banua menyadari bahwa berinvestasi tak hanya bisa dilakukan ke konvensional melainkan ke koperasi, terlebih yang berbasis syariah.
Ketua Koperasi Syariah Arrahmah mengaku, sebagai koperasi aktif yang cukup sehat, dari 2500 lebih anggotanya, jumlah kalangan muda belum mencapai 10 persennya. Sehingga di era digitalisasi ini, ia berharap koperasi menjadi tujuan anak muda untuk menyimpan dananya dengan benar, berkah dan menghasilkan.
“Dengan adanya logo baru kita bisa menyasar para milenial gen z dengan cara seperti itu kita sama-sama tahu anak muda suka berinvestasi kita kenalkan bahwa Kopsyah Arrahmah bisa dan silahkan koperasi lain ikut pola yang ada silahkan yang pasti kita sasar anak muda dengan tujuan memberikan literasi dan edukasi kepada anak muda untuk investasi yang benar berkah dan menghasilkan itu udah kita buka pintunya dan kami lihat peluang koperasi bisa seperti perbankan kalau perbankan mengumpulkan dana masyarakat kalau koperasi mengumpulkan dana anggota,” kata Sutjipto, Ketua Koperasi Syariah Arrahmah.
“Dinas koperasi dan UKM Kalsel mengapresiasi pelaksanaan RAT 2023 pada Koperasi Syariah Arrahmah semoga koperasi ini terus berkembang dan menjadi barometer koperasi syariah di Kalsel,” tutur Muhriadi, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kalsel.
Dalam RAT ke 12 ini, Koperasi Syariah Arrahmah membagikan sisa hasil usaha atau SHU kepada anggotanya dengan nilai mencapai 1 milyar rupiah, meningkat dari tahun sebelumnya yang berkisar 700 juta rupiah. Jumlah simpanan sukarela anggotanya pun, saat ini mencapai 4,7 milyar rupiah.
Reporter : Evi Dwi Herliyanti




