Keterbatasan Sarpras, BPBD Tapin & HSS Mengeluh ke Komisi I

Hulu Sungai Selatan, DUTA TV — Badan penanggulangan bencana daerah atau BPBD Kabupaten Tapin dan Hulu Sungai Selatan, mengeluhkan keterbatasan sarana dan prasarana untuk penanggulangan bencana, keluhan itu didapati saat monitoring komisi Ibke dua Kabupaten tersebut.

Monitoring sendiri, dalam rangka mengecek kesiapan mitigasi bencana khususnya kebakaran hutan dan lahan. di kabupaten HSS kepala BPBD menyampaikan kekurangan mobil tangki air bersih dan mobil reaksi cepat bencana.

Hal itu belajar dari bencana banjir beberapa waktu lalu, dimana banyak warga kesulitan dalam mencari air bersih dikarenakan air PDAM tidak mengalir.

Senada, BPBD Tapin juga mengeluhkan minimnya alat pemadam portable, serta masih kurangnya kegiatan pelatihan bagi relawan Tagana, menanggapi keluhan itu, komisi I berjanji akan mengupayakan agar beberapa usulan ini bisa dianggarkan di APBD.

“Hari ini komisi I DPRD Kalsel monitoring persiapan penanggulabgan bencana di dua kabupaten di HSS dan Tapin untuk Tapin dan HSS mereka menginginkan lebih ditingkatkan lagi pelatihan untuk petugas penanggulangan bencana diharapkan masukan ini jadi pertimbangan kami komisi I untuk bisa didorong dan dianggarkan untuk pelatihan,” kata Hj. Rachmah Norlias, Ketua Komisi I DPRD Kalsel

Didampingi BPBD Kalsel, kunjungan kerja komisi I menghasilkan beberapa hal yang akan menjadi tugas bersama untuk penanggulangan bencana, terlebih saat memasuki musim kemarau ini.

Rencananya, kedua usulan ini akan dimasukkan di APBD perubahan.

Tim Liputan

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *