Kebun Sayur Sekarat, Petani Kekurangan Air

Kotabaru, Duta TV — Kemarau panjang tahun ini benar-benar membuat kebun sayur Suriansyah sekarat. Lahan seluas 1 hektar di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, ini biasanya tampak hijau dengan beraneka ragam sayuran.

Namun akibat kesulitan air dalam satu setengah bulan terakhir, Suriansyah hanya bisa menanam beberapa jenis sayur. Itu pun dalam jumlah sedikit dan perkembangannya juga terlihat kurang menggembirakan.

Lihat saja barisan kangkung yang masih kecil-kecil ini, padahal usianya sudah sebulan lebih. Di belakangnya, pohon-pohon terong yang ditanam sekitar dua bulan lalu tidak kunjung berbuah, sementara sebagian pohon cabai tumbuh sangat lambat.

Selain kekurangan air, menurut Suriansyah tanaman-tanaman ini juga kekurangan nutrisi. Turunnya hasil panen menyebabkan ia kekurangan modal untuk membeli pupuk dan obat-obatan.

“ Kondisinya kekurangan air. Harusnya ini sudah panen, tapi tergantung air. Bukan tidak ada, tapi tidak deras, pertumbuhannya jadi lambat. Biasanya kan nyiram hari-hari ini sampai dua hari sekali,” ujarnya.

Turunnya hasil panen di musim kemarau ini membuat petani harus putar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Seperti Suriansyah yang mengaku menjadi buruh pengambil batu di sela-sela waktunya berkebun.

Reporter: Nazat Fitriah

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *