Atas Arahan Gubernur Muhidin, Korem dan PT Bangun Banua Salurkan Bantuan Air Bersih di 260 Titik

Dutatv.com–Banjar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kemarau berkepanjangan. Atas arahan Gubernur Kalsel H. Muhidin, Korem 101/Antasari bersama PT Bangun Banua Kalsel menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Desa Handil Baru, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Selasa (20/10/2026).

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian dan sinergi berbagai pihak untuk meringankan beban masyarakat yang selama berbulan-bulan menghadapi keterbatasan air bersih, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga sehari-hari.

Kedatangan armada pembawa air bersih disambut antusias warga. Di tengah sulitnya memperoleh air untuk kebutuhan rumah tangga, pasokan air tersebut menjadi bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat.

Salah seorang warga, Saudah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Ia menuturkan, kondisi sumber air di wilayahnya telah menyulitkan warga selama berbulan-bulan.

“Terima kasih Pak Gubernur, banyak membantu warga Handil Baru,” ucap Saudah.

Kepala Desa Handil Baru, Agus Fahriadi, menjelaskan bahwa sekitar 800 warga di desanya terdampak kesulitan air bersih akibat kemarau panjang. Kondisi ini semakin dirasakan masyarakat karena air sungai menjadi asin, sementara hujan belum turun secara memadai.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagian warga terpaksa membeli air bersih. Agus mengatakan, desanya bersama sejumlah desa lain di kawasan tersebut juga masih menantikan perluasan layanan jaringan air bersih dari PDAM.

Atas nama masyarakat, Agus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalsel H. Muhidin, Korem 101/Antasari, dan PT Bangun Banua Kalsel atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada warga Handil Baru.

Ia berharap upaya membantu masyarakat melalui distribusi air bersih dapat terus berjalan sesuai kebutuhan. Ke depan, masyarakat juga berharap adanya pengembangan akses jaringan air bersih agar kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi secara lebih berkelanjutan.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap upaya pemerintah pusat dan daerah dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kemarau.

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus

Menurutnya, berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG yang disampaikannya, potensi hujan di Kalimantan Selatan diperkirakan meningkat pada dasarian kedua November mendatang. Sambil menunggu perubahan kondisi cuaca, distribusi air bersih terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang sumber airnya mulai mengering.

“Hari ini kami menerjunkan lima armada untuk mendistribusikan 21 ribu liter air bersih kepada masyarakat. Kegiatan ini akan terus berlanjut. Jika masih kurang, akan kami tambahkan agar kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya untuk mandi, cuci, dan kakus (MCK), dapat terpenuhi,” ujarnya.

Ilham menambahkan, penyaluran bantuan dilaksanakan bersama pemerintah daerah sesuai arahan Gubernur Kalsel. Ia berharap pasokan air yang diberikan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Apabila kebutuhan di lapangan masih belum mencukupi, penambahan bantuan akan dipertimbangkan.

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, H. Afrizaldi, mengatakan pihaknya turut mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat setelah menerima arahan Gubernur H. Muhidin untuk melaksanakan kegiatan sosial berupa distribusi air bersih.

Menurut Afrizaldi, tingginya kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah mendorong pentingnya kerja sama lintas sektor agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, H. Afrizaldi

“Kami mendapatkan arahan dari Bapak Gubernur untuk melaksanakan kegiatan sosial pendistribusian air bersih. Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Korem 101/Antasari, LSM Kerabat, dan Persambi Kalsel,” jelasnya.

Ia menyebutkan, distribusi air bersih dilaksanakan di sejumlah titik di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Barito Kuala. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 260 titik lokasi yang membutuhkan penyaluran air bersih, sehingga kegiatan tersebut akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, TNI, perusahaan daerah, dan elemen masyarakat, program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga selama kemarau sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Di Desa Handil Baru, bantuan yang diterima hari ini membawa kelegaan bagi warga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Di saat yang sama, harapan masyarakat terhadap akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan menjadi perhatian penting untuk ditindaklanjuti bersama instansi terkait. (KiA)

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *