Kebaikan Hati Petugas Pom Bensin Diganjar 8 Tahun Gaji

Berbuat baik kepada orang yang sedang membutuhkan tidak akan membuat Anda rugi. Ikhlas memberi dan menolong, akan selalu berakhir dengan kebaikan.

Kisah Nkosikho Mbele dari Afrika Selatan bisa jadi contohnya. Berkat membantu seorang wanita yang tak punya uang di pom bensin, ia mendapat balasan berkali lipat.

Nkosikho Mbele yang seorang petugas pom bensin sedang melakukan aktivitas kerja seperti hari-hari biasanya. Sampai ada seorang wanita datang yang sedang kesulitan.

Monet van Deventer, menyetir sendirian ke tempat kerjanya di Cape Town dan mampir ke pom bensin untuk mengisi bahan bakar. Ia baru sadar, tas berisi dompet dan kartu-kartu penting tertinggal di rumah, termasuk uang untuk membayar bensin.

“Aku meminta petugas pom bensin itu untuk menahan dulu (selang bensin) karena tasku tidak ada dan setelah beberapa menit, aku bilang padanya uang dan kartu ketinggalan di rumah,” ujar Monet, seperti dikutip dari Elite Readers.

Dalam kondisi bensin sudah tiris, wanita berusia 21 tahun ini berniat melanjutkan perjalanan. Namun Nkosikho khawatir dengan keselamatan Monet karena dia akan melewati daerah yang tidak aman.

Nkosikho Mbele (kiri) dan Monet van Deventer (kanan). Foto: istimewa

Jika bensin habis dan mobilnya mogok, Monet berisiko jadi korban tindak kriminal. Akhirnya Nkosikho merelakan uangnya sendiri untuk membayarkan bensin Monet.

“Aku bilang pasti akan sampai ke kantor (sebelum bensin habis) tapi dia berkata, ‘Tidak bu Anda jangan sampai kehabisan bensin karena terlalu berbahaya’ dan dia memasukkan uangnya ke tangki bensinku,” cerita Monet.

Kepedulian Nkosikho membuat Monet kagum dan sangat berterimakasih. Lalu di hari yang sama setelah pulang kantor, Monet kembali ke pom bensin untuk mengganti uang pria 28 tahun tersebut.

Tak hanya itu saja, Monet juga menggalang dana secara online untuk memberi penghargaan kepada Nkosikho yang dengan tulus membantunya. Kisah sang petugas pom bensin ini pun viral di media sosial dan membuat laman penggalangan dana yang dibuat Monet berhasil mengumpulkan donasi 26,600 Poundsterling atau sekitar Rp 483 juta. Sebanding dengan gaji Nkosikho selama delapan tahun.

“Saya tahu betapa bahayanya wilayah N2 yang akan dia lewati dan keyakinanku pada Tuhan mengatakan kalau membayarkan uang untuk keselamatannya adalah hal yang benar jadi aku membelikan bensin untuknya,” kata Nkosikho.

Dia melanjutkan, “Aku hanya sangat senang melihatnya pergi ke tempat tujuan dengan aman dan aku benar-benar tidak mengira akan mendapatkan balasan berkat atas apa yang telah aku lakukan.”

N2 merupakan rute jalan yang melintasi Cape Town melalui Port Elizabeth, East London dan Durban hingga Ermelo. Rute ini merupakan yang terpanjang di Afrika Selatan.

Di sisi lain, kisah Nkosikho yang viral membuatnya jadi selebriti media sosial dalam semalam. Namun ia khawatir keselamatan dirinya akan terancam jika memegang uang sebanyak itu.

Oleh karena itu Nkosikho tak ingin memegang uangnya secara langsung, melainkan meminta pihak penggalangan dana mengelolanya untuk membangunkan rumah, membayar biaya sekolah anak-anaknya dan melunasi tagihan. Nkosikho juga akan mendonasikan sebagian uangnya untuk amal.

 

https://wolipop.detik.com

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *