Kasus Meninggalnya Bripka Mashudin, Faisal ‘Banyu’ Terancam Pasal Berlapis

BANJARMASIN, DUTA TV Satuan Polisi Air Polresta Banjarmasin terus melakukan pemeriksaan terhadap Faisal, pemuda yang terduga menjadi penyebab meninggalnya Bripka Mashudin saat proses penangkapan.

Pemeriksaan yang dilakukan sejak 15 April lalu memunculkan dugaan pengenaan sanksi pasal berlapis. Berdasarkan penuturan Satpolair Polresta Banjarmasin, Kompol John Louis Letedara, lelaki 20 tahun yang dijuluki Faisal Banyu ini akan dikenakan pasal 212 Junto 213 ayat 3 atau 338 KUHP tentang pembunuhan, terhadap Bripka Mashudin.

Lihat Juga :  Tercebur Kejar Pelaku, Jasad Bripka Mashudin Ditemukan

Selain itu, ia juga dijerat pasal 351 ayat 1 kuhp atas penganiayaan terhadap seorang pengunjung warung makan di pasar Sudimampir, beberapa waktu lalu.

“Setelah melakukan gelar perkara, kami menyimpulkan adanya dugaan pasal berlapis, ancaman hukumannya 12 tahun,” jelas Kompol John Louis Letedara Kasatpolair Polresta Banjarmasin.

Sebelumnya diwartakan, seorang polisi buru sergap atas nama Bripka Mashudin diketahui tewas tenggelam setelah melakukan pengejaran terhadap pelaku Faisal sempat bergumul di tepian sungai Martapura, Bripka Mashudin dan Faisal terjatuh ke sungai. Dalam pengakuannya, Faisal sempat menendang Bripka Mashudin sebanyak 7 kali, hingga menyebabkan ia tenggelam. Jasad Bripka Mashudin sendiri baru ditemukan 2 hari setelahnya oleh tim gabungan rescue dan kepolisian.

Lihat Juga :  Berebut Hak Waris, IRT Dipolisikan Karena Diduga Palsukan Putusan Pengadilan

Reproter : Nina Megasari – Ade Yanuar


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *