IDI Kotabaru Angkat Masalah Krisis Dokter

Salah satu pesoalan yang dikemukakan IDI Kotabaru saat betemu dengan DPRD setempat

DUTA TV KOTABARU DPRD kabupaten Kotabaru Senin (25/03) siang menerima kedatangan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daerah setempat. Organisasi profesi para dokter ini menyampaikan persoalan krisis tenaga dokter yang terjadi di kabupaten Kotabaru.

Saat ini ada 8 Puskesmas yang tidak memiliki dokter, selain itu di Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru juga mengalami kekurangan 7 dokter umum.

Pemerintah daerah sudah mencoba mengatasi masalah ini dengan beberapa kali membuka lowongan dokter tenaga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) maupun Pegwai Tidak Tetap (PTT) Daerah, namun minim pendaftar bahkan nihil.

Ketua IDI Kotabaru, Muhammad Amin menyebut, ada sejumlah faktor yang menyebabkan para dokter enggan bertugas di daerah tersebut, utamanya karena honor yang lebih kecil dibanding daerah lain, padahal kondisi geografis dan aksesnya lebih sulit.

Faktor lainnya, banyak isu negatif tentang kondisi tenaga dokter di Kotabaru seperti pembayaran tunjangan yang sering terlambat hingga tingginya angka dokter yang mengundurkan diri.

“Kita melihat dari kondisi geografis dan akses deibanding daerah tetangga yang lebih mduah, justru lebih tinggi dari kita. Yang kita harapkan Kotabaru menjadi daerah yang menarik untuk dokter bekerja,”ujar Amin,”Doter yang bekerja di sini bisa diayomi dengan baik. Setidaknya hal – hak mereka setelah melakukan kewajiban segera dibayar, itu saja.”

Ia berharap Pemerintah Daerah melakukan upaya untuk menarik minat dokter bekerja di Kotabaru.  Sebab kekurangan tenaga dokter tidak hanya berdampak pada pelayanan kepada masyarakat, tapi juga beban kerja karena ada dokter di Puskesmas yang harus melayani masyarakat di beberapa kecamatan sekaligus.

 

Reporter : Nazat Fitriah

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.