Hasil Musda KNPI Kalsel Diwarnai Penolakan OKP dan KNPI Daerah

Banjarmasin, DUTA TV — KNPI Kalsel menggelar Musda sejak Jumat malam di salah satu rumah makan di kawasan Ahmad Yani Kilometer Tiga, Jumat malam hingga Sabtu. Namun, ada beberapa OKP dan perwakilan DPD KNPI daerah yang menolak dengan gelaran Musda tersebut.
Menurut mereka, Musda tersebut dianggap cacat prosedur karena ada beberapa tahapan yang tidak dilaksanakan, seperti Rapimpurda, dan juga syarat kuorum yang tidak terpenuhi. Namun, Musda masih tetap berjalan.
Menurut Ketua Umum Badan Koordinasi HMI Kalsel, Abdi Aswadi, Musda tersebut terlalu dipaksakan. Tak ada musyawarah mufakat dan mencederai musyawarah daerah tersebut. Mereka juga bersikukuh untuk menolak hasil Musda ke-13 KNPI Kalsel.
“Tentunya sangat tidak setuju, cacat prosedur Kalsel, kuota kuorum tidak terpenuhi, sidang tidak jelas, jumlah peserta tidak tahu. Tidak ada musyawarah mufakat, didesak, ini mencederai. Pembahasan tatib sangat rancu dan terlambat. Kawan-kawan tidak tahu mengenai sidang dimulai, kami datang tiba-tiba selesai. Jangan-jangan penyusup. Langkah yang kami ambil menolak, kami mau ketemu KNPI Pusat, lebih dari separuh,” ucap Abdi Aswadi.
Ketua DPD KNPI Batola, Hery Sasmita, juga menilai Musda seharusnya didahului Rapimpurda.
“Harus didahului Rapimpurda, Musda harus di Kabupaten Banjar, tiba-tiba ada Musda di sini. Harusnya Rapimpurda kita putuskan panitianya, pesertanya, jadwal penerimaan persyaratannya. Musda ini mendapatkan informasi ada Musda di Banjarmasin. Jadi tidak ada kepentingan apa-apa,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Sekjen DPP KNPI, Almanzo Bonara, proses Musda KNPI Kalsel sudah sesuai prosedur. Mereka juga terus melakukan pengawalan dalam proses Musda tersebut hingga Musda berjalan sesuai dengan aturan main.
“Sesuai dengan AD/ART karena konsolidasi, KNPI Kalsel berdasarkan semangat pusat diberikan mandat menjalankan tugas. Sesuai konstitusi dan mekanisme, kami hanya mengawal. Kan nanti ada tahapan mekanismenya, nanti masuk di ranah SC. DPP akan mengawal, tahapan akan digelar sesuai aturan main,” jelas Almanzo Bonara.
Sementara, pada hari Minggu hasil Musda sudah ditetapkan, yang menjadi Ketua DPD KNPI Kalsel adalah Imam Satria Jati periode 2025 hingga 2028 mendatang. Namun, hingga saat ini Imam belum mengklarifikasi terkait hasil Musda tersebut.
Reporter: Zein Pahlevi





