OKP ‘Serbu’ Gedung KNPI, Nyatakan Sikap Minta Musda Diulang

Banjarmasin, DUTA TV — Puluhan organisasi kepemudaan tersebut menyatakan penolakan hasil Musda karena dianggap cacat prosedur. Mereka mendesak agar proses Musda diulang.

Feri Setiadi, Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalsel menyebut Musda hanya dijalankan dalam waktu 15 menit dan langsung memutuskan Imam Satria Jati menjadi Ketua KNPI Kalsel periode 2025-2028. Menurutnya, waktu pelaksanaan tersebut tidak masuk akal.

“Dari pihak yang dimenangkan sangat tergesa, di mana ada hari ini sejarahnya Musyawarah Daerah hanya dijalankan 15 menit untuk menjalankan kepemimpinan tiga tahun. Maka dari itu kami hari ini menuntut, kenapa kami sampai turun, kami tidak ingin menciderai nilai-nilai kepemudaan. Masa dari 15 menit untuk memimpin tiga tahun ke depan, kan tidak masuk akal. Maka dari itu kami hari ini turun untuk meminta ayo kita lanjutkan Musda kemarin secara sehat dan benar. Jangan sampai Musda ini hanya permainan KNPI tapi tidak dijalankan dengan benar,” tegas Feri.

Senada, Ketua Umum Badko HMI Kalsel, Abdi Aswadi, juga mengatakan pihaknya baru menerima undangan H-2 sebelum dilaksanakannya Musda tanpa ada proses penjaringan ketua sebelumnya. Ia juga kecewa dengan sikap DPP yang acuh terhadap protes yang disampaikan OKP.

“Dasarnya itu adalah saat terjadinya Musda, kepanitiaan tak ada sama sekali yang jelas. Kami meragukan kepanitiaan tersebut. Undangannya pun H-2 baru tahu kami, dan memang tidak ada penjaringan seperti apa Musda itu. Apakah ada pemilihan ketua umum atau tidak, apakah juga bisa sesuai prosedur yang mereka ketahui dalam berorganisasi atau tidak. Kami di sini kecewa selaku ketua umum seluruh OKP karena melihat para senior kami di atas sana seolah tidak tahu seperti apa mekanisme cara persidangan yang baik dan benar. Apakah itu akan menjadi contoh untuk seluruh OKP di Kalsel,” ujar Abdi.

Pasca menyampaikan surat pernyataan, para OKP akan kembali mengambil sikap dalam waktu tiga hari ke depan jika tuntutan mereka tidak digubris.

Diketahui sebelumnya, KNPI Kalsel menggelar Musda pada Jumat malam di salah satu rumah makan di kawasan Ahmad Yani Kilometer Tiga hingga Sabtu. Namun, ada beberapa OKP dan perwakilan DPD KNPI daerah yang menolak gelaran Musda tersebut.

Mereka yang kontra menilai Musda tersebut dianggap cacat prosedur karena ada beberapa tahapan yang tidak dilaksanakan, seperti Rapimpurda dan juga syarat kuorum yang tidak terpenuhi. Namun, Musda masih tetap berjalan.

Sementara itu, menurut Sekjen DPP KNPI, Almanzo Bonara, proses Musda KNPI Kalsel sudah sesuai prosedur. Mereka juga terus melakukan pengawalan dalam proses Musda tersebut hingga Musda berjalan sesuai dengan aturan main.

Pada Minggu, hasil Musda sudah ditetapkan. Imam Satria Jati menjadi Ketua DPD KNPI Kalsel periode 2025 hingga 2028 mendatang. Namun hingga saat ini Imam belum mengklarifikasi terkait hasil Musda tersebut.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *