Gerakkan Revolusi Hijau, 1.600 Bibit Ulin Ditanam di HSS

Hulu Sungai Selatan, DUTA TV — Guna menggerakkan gerakan Revolusi Hijau yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sejak tahun 2018, Kesatuan Pengelolaan Hutan K-P-H Hulu Sungai, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan beserta unsur Forkopimda Kabupaten Hulu Sungai Selatan melakukan aksi penanaman pohon, pada jumat (12 /2) pagi.

Dalam kegiatan itu. 1.600 lebih bibit pohon ulin dilakukan proses penanaman di kawasan persemaian K-P-H setempat tepatnya di Desa Ambutun Kecamatan Telaga Langsat.

Lihat Juga :  Masyarakat HSS Salurkan Bantuan Untuk Musibah Banjir HST

Dipilihnya bibit ulin menjadi objek penanaman sendiri dikarenakan pohon besi tersebut menjadi salah satu tumbuhan endemik Kalimantan, yang hingga saat ini sudah hampir punah dan perlu adanya pelestarian yang berkelanjutan dari seluruh pihak.

 “Tujuan dari penanaman bibit ulin se kalimantan selatan adalah untuk menggerakkan gerakan revolusi hijau yg dicanangkan oleh bapak gubernur dimana setiap kabupaten jadi ini gerakan serentak yang dilakukan oleh provinsi kalsel agar seperti kita ketahui bahwasanya pohon ulin adalah pohon endemik yang sangat jarang dan langka makanya kembali digerakkan agar bisa dilakukan penanaman secara serentak” ungkap Rudiano Herlambang, selaku Kepala KPH Hulu Sungai

Lihat Juga :  Semangat Revolusi Hijau, Sekretariat PWI Kalsel Ditanami Pohon Ulin

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menuturkan, momen ini diharapkan dapat mendorong semangat Bersama untuk melakukan penghijauan di Daerahnya.

“hari ini kami mewakili pak bupati berhadir bersama sama forkopimda atas undangan dari provinsi untuk hari ini secara serentak melakukan penanaman ulin yg untuk hss sebanyak 1600 lebih disediakan untuk penanaman ulin jadi hari ini alhamdulillah bisa dilaksanakan mudah mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat hss” pungkasnya.

Lihat Juga :  KPH Hulu Sungai Gandeng IPPKH Bangun Wisata Edukasi Di HSS

Untuk mengantisipasi punahnya pohon asli Kalimantan tersebut, kini K-P-H hulu sungai sudah mulai melakukan upaya pembibitan secara mandiri, dan diharapkan dapat ditanam kembali untuk bisa dilestarikan dimasa yang akan dating.

Reporter : Muhammad Irfansyah

Rahmatillah


Editor & Uploader

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *