Gedung Baru Asrama Haji Diresmikan, DPRD Kalsel Minta Layanan Semakin Maksimal

Banjarbaru, Duta TV — Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, meresmikan gedung baru Asrama Haji Kelas I Embarkasi Banjarmasin yang berlokasi di Landasan Ulin, Banjarbaru, Jumat sore (10/07/2026)
Gedung dua lantai dengan 44 kamar berkapasitas 176 jemaah ini dibangun melalui skema pendanaan Surat Berharga Syariah Negara.
Bangunan ini memiliki fasilitas setara hotel bintang tiga. Menteri Haji dan Umrah mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Asrama Haji.
Ia berharap keberadaan gedung baru ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus diiringi komitmen untuk merawat seluruh fasilitas yang ada.
Dengan hadirnya gedung baru berstandar modern ini, pelayanan ibadah haji dipastikan semakin nyaman, profesional, dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi para tamu Allah sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.
“Terima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Provinsi yang telah menghibahkan tanah dan mendukung pembangunan gedung ini. Kami berharap pelayanan kepada jemaah haji semakin baik, disertai komitmen untuk merawat gedung baru serta meningkatkan standar gedung-gedung lama,” pungkas Irfan Yusuf.
Sementara itu, Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Supian HK, turut mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan fasilitas pelayanan haji di Banua. Menurutnya, gedung baru ini menjadi investasi penting untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah haji asal Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Tengah.
“Alhamdulillah hari ini Pak Menteri Haji dan Umrah datang langsung meresmikan gedung baru. Semoga gedung ini bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Gedungnya sangat mewah, seperti hotel bintang tiga,” ujar Supian HK.
Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin sendiri melayani pemberangkatan jemaah dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Pada musim haji 2026, embarkasi ini memberangkatkan sebanyak 6.804 jemaah yang terbagi dalam 19 kelompok terbang.
Reporter: Tim Liputan





