Ibadah Haji Info Haji

Cuaca Arafah Capai 45° Celcius, Hindari Dehidrasi Jemaah Minum Oralit Bersama

DUTA TV ARAB SAUDI – Jemaah haji kloter 19 embarkasi Banjarmasin disemprot dengan penyemprot air oleh petugas haji, hal ini dilakukan guna menjaga stamina dan kebugaran para jemaah yang saat ini sudah berada dalam tenda di padang Arafah.

Tak hanya penyemprotan air para jemaah yang sudah sejak Jumat kemaren sampai di Arafah untuk ibadah puncak haji ini juga diharuskan meminum oralit bersama guna nenghindarkan dari dehidrasi atau kekurangan cairan.

dr. H. Randi Aldata petugas kesehatan haji

Dari informasi tim kesehatan haji yang bertugas cuaca pada siang hari di padang Arafah saat ini berkisar pada suhu 40 hingga 45 derajat celcius. Dan guna memudahkan pemantauan kesehatan jemaah, petugas membagi 302 orang jemaah di kloter 19 ini menjadi tiga rombongan yang mana satu rombongan khusus ditempati jemaah Lansia yang berkusi roda serta beresiko tinggi. “Saat ini kloter BDJ 19 sedang berada di Arafah, cuaca saat ini dikisaran 40-45 derajat celcius dan untuk meminimalkan terjadi kekurangan cairan kita lakukan minum oralit bersama kemudian untuk memantau jemaah Risti dan Lansia kita kumpulkan mereka dalam satu tenda dan kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan langsung bisa ditangani,” terang dr. H. Randi Aldata petugas kesehatan haji.

H. Burhan Noor petugas TPIHI kloter BDJ 19

“Kloter 19 embarkasi Banjarmasin berada di kemah ditiga buah tenda yang ditempati, jumlah jemaah 302 orang dibagi per rombongan, tenda 1 itu 3 rombongan, tenda 2 itu 3 rombongan, tenda 3 itu 1 rombongan khusus jemaah Risti dan kursi roda, hal ini dilakukan untuk memantau kesiapan dan kesehatan para jemaah,” tambah H. Burhan Noor petugas TPIHI kloter BDJ 19.

Sementara itu hari ini Sabtu sembilan Zulhijjah, mulai tergelincir matahari jemaah akan melaksanakan ibadah inti Wukuf di Arafah dan ibadah selanjutnya para jemaah akan diangkut menuju Muzdalifah untuk Mabit atau bermalam di Muzdalifah serta mengambil batu kerikil untuk ibadah melontar Jumroh dan pada tengah malamnya jemaah kembali bergerak dari Muzdalifah menuju Mina.

Tim Liputan


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *