Ganjar Pranowo Apresiasi Kehadiran Arboretum Ayu Tirta

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Pendiri Arboretum Ayu Tirta Chendrawan Sugianto yang juga merupakan Direktur Utama PT Bandangantirta Agung menanam pohon Cendana NTT bersama Ganjar Pranowo, tokoh politisi nasional, Rabu (12/11) siang.

Tumbuhan yang memang berasal dari Nusa Tenggara Timur ini sengaja ditanam untuk menambah keanekaragaman hayati di arboretum.

Selain menanam Cendana NTT, Gubernur Jawa Tengah periode 2013 hingga 2023 ini juga melihat secara langsung beraneka ragam tumbuhan yang ada di arboretum.

Beberapa di antaranya adalah tanaman langka yang sengaja didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara. Chendrawan Sugianto mengatakan, ditanamnya Cendana NTT ini agar banyak masyarakat yang lebih mengenal keanekaragaman tumbuhan tak hanya tanaman dari Kalimantan seperti pohon ulin.

Selain menambah koleksi, ia juga ingin merepresentasikan keragaman hayati di masing-masing pulau di Indonesia di arboretumnya.

“Cendana NTT Santal Album itu ditanam menandakan bahwa keanekaragaman hayati di Indonesia itu begitu banyak. Kita biasa sudah menanam ulin beberapa kali, ada eboi Sulawesi, ada merbau Papua, hari ini ada Cendana NTT. Jadi lain kesempatan kalau ada tokoh lain yang datang akan kita tanam koleksi yang berbeda yang merepresentasikan keragaman hayati di masing-masing pulau di Indonesia. Jadi Cendana NTT itu asli dari NTT sesuai dengan namanya Cendana. Cendana ada beberapa spesies, tapi untuk NTT itu Santalum Album itu,” ujar Chendrawan Sugianto, Pendiri Arboretum Ayu Tirta sekaligus Direktur Utama PT Bandangantirta Agung.

Sementara itu, politisi Ganjar Pranowo memuji inisiatif Chendrawan Sugianto mendirikan arboretum ini. Menurutnya, arboretum ini adalah bagian dari gerakan kesadaran dari masyarakat, khususnya pengusaha, dalam hal pelestarian lingkungan.

“Bagus jadi kalau ada gerakan dari masyarakat atau kesadaran dari masyarakat pengusaha contohnya membuat semacam taman dan di sini ditanam banyak pohon langka atau pohon endemik. Bahkan beliau mencari dari beberapa tempat di Indonesia, maka kelak kemudian orang akan tahu bahwa ini toh pohonnya. Kadang-kadang anak-anak juga tidak tahu, sehingga suatu ketika orang bisa riset di sini atau mungkin anak-anak kecil belajar ke sini dan itu akan sangat membantu,” ujar.

Arboretum Ayu Tirta telah menjalin kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat, khususnya Fakultas Kehutanan, dalam hal riset dan penelitian. Saat ini, lebih dari 100 jenis tanaman tumbuh subur di arboretum ini. Dalam kunjungan ini, Chendrawan Sugianto juga menyerahkan cenderamata hasil kerajinan dari binaan perusahaan berupa tas purun kepada Ganjar Pranowo.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *