Epidemiolog : Pembatasan Sosial Berbasis Komunitas Efektif Tekan COVID-19

Jakarta, DUTA TV — Pembatasan sosial dengan pendekatan berbasis komunitas akan mempermudah pencegahan penularan COVID-19, karena keterikatan antar anggota yang sangat kuat.

Pembatasan sosial berskala kecil ini, bisa meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab semua individu yang ada di dalamnya, mengenai bahaya COVID-19.

Selain itu setiap komunitas juga dapat berinisiatif memodifikasi pembatasan sosial  sesuai karakter kegiatan kelompoknya

Lihat Juga :  Bawaslu Catat 243 Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pendaftaran Pilkada

Basis komunitas dapat mengacu berdasarkan wilayah tempat tinggal area bekerja atau pun kesamaan hobi.

Hal itu diungkapkan Epidemiolog Dari Universitas Indonesia, Pandu Riono di Jakarta, Minggu 13 September 2020.

Pandu menjelaskan, pandemi COVID-19 berjalan cukup panjang, sehingga perlu kebiasaan perilaku masyarakat dalam menerapkan gerakan hidup 3M.

Kunci keberhasilan pembatasan sosial, bukanlah penerapan sanksi melainkan edukasi secara masif dan terus menerus sehingga muncul kemauan dan kepatuhan masyarakat yang bersifat sukarela.

Lihat Juga :  COVID-19 Belum Melandai, Banjarmasin Waspada Demam Berdarah

“Yang penting semuanya harus sadar bahwa harus saling mengingatkan dan saling mengedukasi secara wilayah provinsi dan kota maupun negara itu jauh lebih sukses dibandingkan dengan pembatasan sosial yang terlalu take down,” kata Pandu Riono Epidemiolog Universitas Indonesia

Pandu Riono Epidemiolog Universitas Indonesia

Pandu Riono Epidemiolog Universitas Indonesia

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melalui juru bicara presiden, Fadjroel Rachman mewacanakan penerapan pembatasan sosial berskala mikro dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.(ahm/ant)

Lihat Juga :  Penggunaan BPJS Kesehatan Menurun Selama COVID-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *