DPRD Kalsel Gaungkan Pancasila Lewat Pendekatan Religius

Banjarmasin, Duta TV — Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan mengemas sosialisasi wawasan kebangsaan melalui tausiah keagamaan. Cara itu sebagai upaya menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat.

Melalui tausiah yang disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren RMA, Gus Muhari, materi wawasan kebangsaan dikemas dengan bahasa keagamaan yang mudah dipahami masyarakat. Lima sila Pancasila disampaikan sebagai nilai yang selaras dengan ajaran agama dan kehidupan sosial.

Menurut Suripno, pendekatan religius dipilih agar pesan kebangsaan lebih mudah diterima masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran agama.

“Dalam rangka memasyarakatkan kembali nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat bangsa Indonesia yang menurut pemerintah sudah mulai menyimpang dari keinginan yang telah dijadikan modal dasar masyarakat Indonesia. Pancasila itu diperlukan penyegaran yang lebih intens walaupun caranya berbeda dengan pemerintah,” jelas Suripno Sumas.

Sementara itu, Gus Muhari menegaskan, Pancasila merupakan ideologi yang mampu menjaga persatuan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman agama, budaya, dan suku.

“Semua nilai Pancasila itu relevan dengan kultur budaya Indonesia. Kenapa Indonesia selama ini bisa bersatu, berdaulat? Karena punya dasar ideologi ini,” kata Gus Muhari Ponpes RMA.

Sosialisasi diisi dengan tanya jawab berhadiah. Melalui sosialisasi yang dikemas secara religius ini, dewan berharap revitalisasi nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun kesadaran masyarakat untuk kembali mengamalkan nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *