Dinas Perdagangan Kalsel Proaktif Cegah Peredaran Beras Oplosan

Banjarmasin, DUTA TVDinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Disdag Kalsel) mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi kemungkinan peredaran beras oplosan.

Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, menegaskan pentingnya pengawasan guna melindungi konsumen dari praktik perdagangan yang tidak jujur.

“Beras oplosan itu bukan beras palsu, tapi beras yang isinya tidak sesuai dengan label yang tertera di kemasan. Misalnya, merek tertentu dijual, tetapi isinya tidak murni 100 persen berasal dari produsen sama tersebut,” jelas Ahmad Bagiawan di Banjarbaru, Selasa.

Pihaknya juga telah melakukan investigasi sekitar 10 hari lalu, dimulai dari pengecekan di sejumlah pasar tradisional.

Hasil awal menunjukkan bahwa beras oplosan belum ditemukan di pasar tradisional di Kalimantan Selatan.

Namun, temuan berbeda ditemukan di toko ritel modern.

“Kami menemukan tiga merek beras kemasan yang diduga tidak sesuai dengan informasi di label. Sampel dari ketiga merek ini kami bawa ke Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) di Banjarbaru untuk dilakukan pengujian,” ungkap Bagiawan.

Hasil uji menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara label dan isi kemasan, sehingga menguatkan dugaan beras oplosan.

Meski demikian, Gia sapaan akrabnya, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik secara berlebihan, karena karakteristik konsumsi beras masyarakat Banua cukup spesifik.(ant)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *