Dampak Kemarau, Warga Kotabaru Kesulitan Air Bersih

Kotabaru, Duta TV — Sudah dua pekan warga Jalan SUP, RT 16, Desa Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Di wilayah ini, air PDAM hanya mengalir setiap empat atau lima hari sekali lantaran adanya penggiliran distribusi.
Salah seorang warga, Wiwik, mengatakan selain harus menghemat penggunaan air, kondisi ini juga menyebabkan pengeluaran rumah tangga bertambah. Pasalnya, saat persediaan air habis, ia terpaksa membeli air seharga 70 ribu rupiah per tandon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Namun, beberapa kali juga terdapat bantuan air bersih gratis untuk warga di lingkungan RT-nya. Pembagiannya dijatah maksimal lima jerigen per kepala keluarga.
“Kalau ada pembagian seperti ini, ya ngambil di sini. Anak ulun banyak, jadi kalau beli satu tangki dibagi-bagi tiga orang. Pokoknya diirit-irit,” keluh salah satu warga Wiwik.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggerakkan beberapa SKPD serta menggandeng perusahaan untuk mendistribusikan bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Sudah ada bantuan dalam rangka pendistribusian air bersih melalui mobil tangki yang diangkut dari sumber-sumber air baku yang lokasinya ditetapkan oleh PDAM untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Ada 16 mobil tangki yang insyaallah akan membantu pendistribusian dan pengaturannya dikoordinasi oleh PDAM Kotabaru,” terang Minggu Basuki Asisten I Setda Kotabaru.
Selain bantuan air bersih, upaya lain juga ditempuh untuk mengatasi bencana kekeringan di Kabupaten Kotabaru dengan mengajukan usulan modifikasi cuaca kepada BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.
Reporter : Nazat Fitria





