CCTV Tak Berfungsi, Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penyiram Air Keras

Duta TV Banjarmasin, Pihak kepolisian terus mendalami kasus penyerangan dengan air keras terhadap Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM Wilayah Kalimantan Selatan, Asep Syarifuddin beberapa waktu lalu. CCTV di lokasi kejadian yang tidak berfungsi dianggap menjadi kendala untuk mengungkap siapa pelaku penyerangan.

Kabid Humas Polda Kalsel, AKBP M. Rifa’i mengatakan saat ini polisi terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan korban, termasuk CCTV yang ada dilokasi. Namun setelah dilakukan pengecekan, CCTV tidak berfungsi sehingga sedikit menghambat pihak Kepolisian untuk  mengungkap pelaku penyerangan yang tidak dikenal sama sekali oleh korban.

“Kita masih terus intensif melakukan pengembangan, memfokuskan pada keterangan dan bukti – bukti yang ada. Sehingga jika kita menetapkan seseorang sebagai tersangka jika bukti belum ada itu akan menjadi blunder,” kata AKBP M Rifa’i.

Sekadar diketahui, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan Asep Syarifudin disiram air keras oleh orang tak dikenal di Café Capung Jalan S. Parman Banjarmasin.

Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka bakar yang cukup serius pada bagian wajah, tangan, dan dada.

Untuk memulihkan luka bakar yang diderita oleh korban, Asep Syarifudin harus menjalani tiga kali operasi di Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin.

Reporter : Mawardi

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *